Logo Universitas Pertamina
ID / EN
Berita Populer

IELTS, TOEFL, Duolingo, atau PTE? Ini Jenis Tes Bahasa Inggris yang Wajib Anda Ketahui


Published by: Universitas Pertamina Jumat, 12 Desember 2025
Dibaca: 718 kali
Tes bahasa Inggris kini menjadi salah satu persyaratan utama dalam berbagai proses akademik dan profesional. Mulai dari pendaftaran universitas untuk jenjang S1, S2, hingga S3, seleksi student exchange, hingga lamaran pekerjaan di perusahaan multinasional maupun institusi internasional, kemampuan bahasa Inggris yang terukur menjadi indikator penting kesiapan seseorang berkompetisi di tingkat global. Beragam tes tersedia seperti IELTS, TOEFL, Duolingo, PTE, TOEIC, dan Cambridge yang setiap tes memiliki tujuan, struktur, serta keunggulan yang berbeda.

Memahami karakteristik setiap tes membantu calon peserta memilih ujian yang paling sesuai dengan kebutuhan mereka.

1. IELTS (International English Language Testing System)

IELTS adalah tes yang paling umum dipakai di negara-negara persemakmuran, Eropa, Australia, dan sebagian besar universitas di Asia. Terdapat dua jenis: Academic dan General Training.

Tujuan

  1. Melanjutkan studi S1–S3.
  2. Migrasi ke negara seperti Australia, UK, Kanada, dan Selandia Baru.
  3. Keperluan profesi (nurse, engineer, dosen, dll.).

Struktur Tes

  1. Listening (30 menit)
  2. Reading (60 menit)
  3. Writing (60 menit)
  4. Speaking (11–14 menit, tatap muka)

Skor

Rentang 1.0–9.0, dinilai per band.

Kelebihan

  1. Speaking dengan examiner; menilai kemampuan real-life communication.
  2. Diterima oleh lebih dari 11.000 institusi global.

Kekurangan

Persiapan writing lebih menantang karena format Essay Task 1 & 2.

Cocok untuk siapa

Pelajar dan profesional yang ingin studi atau kerja di negara berbasis British English.

2. TOEFL iBT (Test of English as a Foreign Language – Internet-Based Test)

TOEFL iBT banyak digunakan untuk universitas di Amerika Serikat dan institusi yang mengadopsi American English.

Tujuan

  1. Studi S1–S3.
  2. Beasiswa internasional.
  3. Profesional di sektor akademik dan sains.

Struktur Tes

  1. Reading
  2. Listening
  3. Speaking (via komputer)
    Writing

Skor

Total 0–120.

Kelebihan

  1. Proses tes sepenuhnya digital.
  2. Banyak diterima di universitas top AS dan Eropa.

Kekurangan

Speaking via komputer terasa kurang natural bagi sebagian peserta.

Cocok untuk siapa

Pelajar yang menargetkan kampus di Amerika Serikat atau program beasiswa global.

3. TOEFL ITP (Institutional Testing Program)

Berbeda dengan TOEFL iBT, tes ini paper-based dan digunakan untuk keperluan internal institusi.

Tujuan

  1. Penempatan kelas bahasa.
  2. Syarat kelulusan universitas.
  3. Rekrutmen internal lembaga.

Struktur Tes

  1. Listening Comprehension
  2. Structure and Written Expression
  3. Reading Comprehension

Skor

Level 1: 310–677
Level 2: 200–500

Kelebihan

  1. Biaya lebih murah.
  2. Cepat dan efektif untuk penilaian internal.

Kekurangan

Tidak berlaku untuk pendaftaran universitas luar negeri.

Cocok untuk siapa

Mahasiswa dan institusi yang memerlukan asesmen kemampuan bahasa secara cepat dan terukur.

4. Duolingo English Test

Tes yang sangat populer sejak pandemi karena fleksibilitas dan harga yang terjangkau.

Tujuan

  1. Studi luar negeri (1.000+ universitas sudah menerima).
  2. Screening kemampuan bahasa untuk perusahaan global.

Struktur Tes

Adaptive test: reading, writing, listening, speaking secara acak.
Terdapat bagian video interview 10 menit.

Skor

10–160.

Kelebihan

  1. Bisa dilakukan dari rumah 24/7.
  2. Hasil keluar dalam 48 jam.
  3. Biaya paling murah dibanding tes internasional lainnya.

Kekurangan

  1. Tidak semua universitas menerima sebagai syarat utama.
  2. Format adaptif dapat membuat peserta merasa tegang.

Cocok untuk siapa

Pelamar beasiswa dan mahasiswa yang butuh tes cepat, fleksibel, dan affordable.

5. PTE Academic (Pearson Test of English)

Digunakan secara luas di Australia, Inggris, dan beberapa negara Eropa.

Tujuan

  1. Studi luar negeri.
  2. Visa migrasi Australia.
  3. Profesional hospitality dan kesehatan.

Struktur Tes

  1. Speaking & Writing (terintegrasi)
  2. Reading
  3. Listening

Skor

10–90.

Kelebihan

  1. Full computer-based dengan AI scoring yang konsisten.
  2. Durasi tes lebih singkat (sekitar 2 jam).

Kekurangan

Butuh komputer dan mic berkualitas tinggi saat tes.

Cocok untuk siapa

Pemohon visa Australia dan pelajar yang ingin pengalaman tes cepat dan objektif.

6. Cambridge English Qualifications (A2–C2: KET, PET, FCE, CAE, CPE)

Tes berjenjang berdasarkan kerangka CEFR.

Tujuan

  1. Sertifikasi kemampuan jangka panjang (lifelong certification).
  2. Studi atau karier di Eropa.

Jenis Level

  1. A2 Key
  2. B1 Preliminary
  3. B2 First
  4. C1 Advanced
  5. C2 Proficiency

Kelebihan

  1. Sertifikat berlaku seumur hidup.
  2. Sangat dihargai di Eropa dan UK.

Kekurangan

  1. Biaya relatif tinggi.
  2. Tidak semua universitas global mewajibkan tes ini.

Cocok untuk siapa

Pelajar yang ingin sertifikat permanen untuk tujuan akademik atau profesional.

7. TOEIC (Test of English for International Communication)
Fokus pada penggunaan bahasa Inggris dalam konteks profesional.

Tujuan

  1. Rekrutmen karyawan.
  2. Penilaian kemampuan komunikasi di tempat kerja.
  3. Penilaian pelatihan bahasa korporat.

Struktur Tes

  1. Listening
  2. Reading
    Tambahan opsional: Speaking & Writing.

Skor

10–990 (LR), 0–200 (SW).

Kelebihan

  1. Paling relevan untuk kebutuhan bisnis.
  2. Banyak digunakan perusahaan Jepang, Korea, dan Asia Tenggara.

Kekurangan

Tidak cocok untuk kebutuhan studi luar negeri.

Cocok untuk siapa

Profesional yang ingin meningkatkan daya saing di dunia kerja.

Referensi

British Council (2024). IELTS Information for Candidates.
ETS (2024). TOEFL iBT Test Overview.
Pearson (2024). PTE Academic Test Guide.
Duolingo (2024). Duolingo English Test Score Guide.
Cambridge English (2024). Qualification Descriptions.
ETS Global TOEIC (2024). Test Format and Scores.

Sumber Gambar Utama

LinkedIn ArticleIELTS vs PTE vs Duolingo – Which English Test is Best for You?
https://www.linkedin.com/pulse/ielts-vs-pte-duolingo-which-english-test-best-you-go2wf/


Thumbnail
Bagikan:
Bagikan ke WhatsApp
Bagikan ke Facebook
Bagikan ke X
Bagikan ke Telegram
Bagikan ke LinkedIn

Tinggalkan Balasan
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalan UU ITE

© 2026 Universitas Pertamina.
All rights reserved