Energi merupakan bagian dari kehidupan sehari-hari. Mulai dari menyalakan lampu, mengisi daya ponsel, hingga menggunakan transportasi, semua aktivitas tersebut membutuhkan energi. Namun, tidak semua orang memahami dari mana energi berasal dan bagaimana cara menggunakannya secara bijak. Di sinilah pentingnya literasi energi.
Secara umum, literasi energi dipahami sebagai kemampuan untuk memahami konsep dasar energi, sumber-sumber energi, serta dampak penggunaannya terhadap lingkungan dan kehidupan sosial.
Pemahaman tentang energi dapat mulai diperkenalkan sejak bangku sekolah melalui pelajaran energi yang mengenalkan konsep dasar serta perannya dalam kehidupan sehari-hari.
Seiring dengan jenjang pendidikan yang lebih tinggi, pemahaman mengenai energi dapat dikembangkan secara lebih luas dan mendalam. Pada tahap ini, perguruan tinggi berperan sebagai ruang pembelajaran untuk mengaitkan konsep energi dengan berbagai isu, seperti lingkungan, teknologi, dan pembangunan berkelanjutan.
Pembelajaran yang membahas energi tersebut juga sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) nomor 4, yaitu pendidikan berkualitas. Dalam konteks pendidikan tinggi, Universitas Pertamina menempatkan isu energi sebagai bagian penting dalam pengembangan pembelajaran lintas disiplin.
Pendekatan tersebut membuka ruang bagi mahasiswa untuk memahami energi tidak hanya sebagai kebutuhan teknis, tetapi juga sebagai isu yang berkaitan dengan lingkungan, keberlanjutan, dan pembangunan.
Dengan meningkatnya literasi energi, masyarakat diharapkan dapat lebih bijak dalam memahami dan menyikapi isu energi. Pendidikan menjadi salah satu kunci dalam membangun pemahaman tersebut, seiring dengan upaya menciptakan pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif.
Pelajari peran Universitas Pertamina dalam pengembangan isu energi dan keberlanjutan.