Logo Universitas Pertamina
ID / EN
Berita Kampus

UKM MIRAI UP Jemput Hidayah Sebagai Penuntun Langkah


Published by: Universitas Pertamina Selasa, 18 Oktober 2022
Dibaca: 1004 kali
Jakarta, 18 Oktober 2022 - UKM Kerohanian Islam Majelis Ilmu Remaja Agama Islam (MIRAI) Universitas Pertamina kembali lagi menggelar kegiatan kajian bulanan yang mengusung tema “Menjemput Hidayah sebagai Penuntun Langkah.” Kegiatan ini dilaksanakan dalam bentuk webinar menggunakan platform zoom meeting. Materi pada kajian bulanan MIRAI Uper kali ini disampaikan oleh Ustadz Muhammad Suardi Nasution, S.H.

Derasnya arus globalisasi membuat beberapa tatanan kehidupan mengalami perubahan, tidak hanya itu tindakan dan perilaku manusianya juga ikut berubah menjadi lebih baik maupun sebaliknya. Selain itu, beberapa budaya barat yang berseberangan dengan ajaran agama Islam turut masuk dan menjamur di Indonesia. Budaya barat yang berseberangan dengan ajaran Islam tersebut dapat mempengaruhi tindakan dan perilaku seseorang. Ditakutkan akan menggoyahkan keimanan umat Islam.

Untuk mencegah hal tersebut UKM MIRAI UPER menggelar kajian yang dibalut dalam bentuk webinar  agar lebih santai dan tetap mendidik.

Hidayah Allah terbagi menjadi 2 bagian, yaitu ;
1. Hidayah Taufiq Wal Ilham, yaitu hidayah berupa pertolongan.
2. Hidayah Irsyad Wal Bayan, yaitu hidayah berupa keterangan.

Hidayah Allah ini dapat datang dan hilang dengan sendirinya seusai tindakan dan perilaku yang kita lakukan. Ustadz Suardi menjelaskan hal yang menyebabkan datangnya hidayah Allah yaitu ketaatan dan beramal sholeh yang dilakukan seseorang tersebut, sedangkan hal yang menyebabkan dilanya hidayah Allah yaitu kemaksiatan dan keburukan. 

Hidayah dapat dijemput dengan meningkatkan ketakwaan kita kepada Allah SWT dengan mengikuti segala perintahnya dan menjauhi larangannya. Ketakwaan ini juga dapat ditingkatkan dengan menjaga amalan-amalan ibadah seperti shalat. Cara lainnya untuk menjemput hidayah adalah dengan membaca Al-Qur’an karena Al-qur’an berisikan ayat-ayat penuntun dan petunjuk bagi kehidupan kita.

Ustadz Suhardi kemudian menutup kajian dengan mengajak jamaah untuk memperbaiki sholat dan selalu membaca ayat-ayat suci Al-qur’an sebagaimana apa yang tertulis dalam Al-Baqarah ayat 45

“Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu”. (QS Al Baqarah: 45)

Salah satu mahasiswa Teknik Geologi, Syamil Imtiyaz yang mengikuti kajian ini menuturkan kesannya “Alhamdulillah pembawaan materi dari Ustadz Suhardi Nasution tersampaikan sangat baik pada jamaah. Bagi saya sendiri, hidayah adalah hal penting yang kalau tidak datang maka tugas kita adalah menjemputnya”. Syamil juga membagikan pesannya pada MIRAI UPER selaku penyelenggara acara untuk melakukan kajian secara luring sehingga suasana kajian dapat lebih terasa. [ NA & ER ]

Thumbnail
Bagikan:
Bagikan ke WhatsApp
Bagikan ke Facebook
Bagikan ke X
Bagikan ke Telegram
Bagikan ke LinkedIn

Tinggalkan Balasan
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalan UU ITE

© 2026 Universitas Pertamina.
All rights reserved