Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan Universitas Pertamina menggelar ABDI HMTL di Rumah Singgah Yayasan Arrahman Yatim Duafa, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Sabtu, 7 Maret 2026. Kegiatan ini menjadi bentuk pengabdian mahasiswa melalui edukasi lingkungan dan kegiatan sosial bagi anak yatim dan dhuafa selama Ramadhan.
ABDI HMTL ini bertujuan meningkatkan kesadaran anak tentang pentingnya menjaga kebersihan. Mahasiswa memberi edukasi pemilahan sampah dan pemanfaatan barang bekas agar memiliki nilai guna serta nilai ekonomi. Pendekatan ini membantu anak memahami konsep lingkungan secara praktis dan mendorong terbentuknya kebiasaan menjaga kebersihan sejak usia dini.
Rangkaian acara dimulai dengan edukasi lingkungan tentang jenis sampah dan pemilahan organik serta anorganik. Para mahasiswa menyampaikan materi secara interaktif agar anak-anak mudah memahami. Kegiatan ini menanamkan kebiasaan menjaga kebersihan. Metode partisipatif juga mendorong keterlibatan anak sehingga pesan lingkungan lebih mudah dipahami.
Ketua Pelaksana ABDI HMTL, Aisya Qotrunada Sururi, menjelaskan kegiatan dirancang sebagai ruang belajar yang menyenangkan. Program ini juga mendorong anak-anak memahami lingkungan melalui pendekatan yang dekat dan interaktif.
“Kami merancang kegiatan agar adik-adik belajar lingkungan secara sederhana dan menyenangkan. Interaksi langsung dengan mahasiswa membantu mereka lebih berani bertanya dan berdiskusi. Kami berharap pengalaman ini menumbuhkan kepedulian terhadap kebersihan, kebiasaan memilah sampah, serta rasa tanggung jawab menjaga lingkungan sejak usia dini,” jelas Aisya.
Setelah sesi edukasi, anak anak mengikuti eco games bertema lingkungan. Permainan kelompok ini melatih kemampuan mengenali dan memilah sampah dengan cara menyenangkan. Metode ini membantu anak lebih mudah memahami materi. Kegiatan juga mendorong kerja sama tim serta menumbuhkan kreativitas saat menyelesaikan tantangan bersama.
Pembina Rumah Singgah Yayasan Arrahman Yatim Duafa, Hj. Elin, menyampaikan apresiasi atas kegiatan edukasi lingkungan yang diberikan kepada anak anak melalui program ABDI HMTL.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi anak anak di rumah singgah. Mereka belajar mendaur ulang galon bekas menjadi pot tanaman dan memahami bahwa barang bekas masih memiliki nilai guna. Aktivitas seperti ini juga melatih kreativitas sekaligus menanamkan kebiasaan menjaga lingkungan sejak dini,” ujar Hj. Elin.
ABDI HMTL mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin 12 tentang Responsible Consumption and Production dan poin 4 tentang Quality Education. Melalui edukasi pemilahan dan daur ulang sampah, anak anak belajar mengelola sampah sejak dini serta mempraktikkan kebiasaan menjaga kebersihan dan keberlanjutan lingkungan.
Melalui ABDI HMTL, diharapkan menumbuhkan kebiasaan peduli lingkungan sejak usia dini. Anak anak dapat menerapkan perilaku menjaga kebersihan dan mengelola sampah dalam kehidupan sehari hari sehingga tercipta lingkungan yang lebih bersih dan perilaku konsumsi yang lebih bertanggung jawab. [MP]