Penulis : Netti Anjelina
Jakarta, 5 Januari 2022 - Universitas Pertamina selalu mendukung mahasiswa/i nya untuk selalu berwirausaha. Salah satu bentuk dukungan tersebut, yaitu dengan menyediakan platform bernama Career Development Center (CDC) Universitas Pertamina.
Salah satu bentuk program CDC Uper, yaitu program Inkubasi Bisnis (IB). IB merupakan program yang berfokus pada pelatihan, pembinaan, pengembangan, dan pendanaan dalam ranah kewirausahaan.
Made Dona Rima Sari, mahasiswi Program Studi Komunikasi merupakan salah satu peserta pada program IB tersebut.
Pada program IB, Dona tidak sendiri melainkan tergabung dalam sebuah tim yang bernama IBCraft. I Wayan Darma Yasa, mahasiswa Program Studi Prodi Teknik Sipil dan Ni made Pravda Cahyaning Devi (Mahasiswi Prodi Studi Teknik Lingkungan).
Tim IBCraft tersebut membuat ide bisnis berupa bentuk kriya inovasi bokor dari limbah koran. Di daerah Bali, bokor merupakan suatu tempat yang digunakan untuk sembahyang, namun di ajang kompetisi ini Tim IBCraft melakukan inovasi dengan membuat bokor yang dapat digunakan sebagai tempat bunga atau barang.
Setelah melalui tahapan pembinaan, pematangan ide bisnis, dan pendanaan dari pihak kampus, tim tersebut dengan percaya diri mengikuti perlombaan kewirausahaan yang bernama Hoki Season 2. Tim IBCraft dibimbing oleh Arif Murti R, Ph. D.
Hoki season 2 merupakan hibah kompetisi kewirausahaan yang diselenggarakan oleh PT. Pegadaian bersama Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Jakarta.
Setelah pengumpulan proposal pada tanggal 6 Desember 2022. Kemudian pada tanggal 14 Desember 2022 nya Tim IBCraft dinyatakan berhasil lanjut ke tahap pitch deck yang dilaksanakan di Kantor Pusat Pegadaian Jl. Kramat Raya No.162, Jakarta Pusat. Acara tersebut diikuti oleh 148 tim dan 35 perguruan tinggi di DKI Jakarta.
Inovasi bokor limbah koran menjadi ide usaha tim IBCraft dilatarbelakangi oleh tingginya penggunaan bambu yang membuat bambu semakin menipis, sehingga dalam ide ini tim tersebut berinovasi membuat bokor menggunakan koran bekas dengan memberikan sentuhan modern tanpa menghilangkan ciri khas budaya lokal Bali.
Setelah melalui proses seleksi yang cukup panjang dan persaingan yang begitu ketat. Pada 19 Desember 2022 (hari puncak Kompetisi Hoki Season 2), Tim IBCraft dinyatakan lolos mendapatkan hibah modal usaha sebesar Rp. 30.000.000.
"Untuk kedepannya inovasi bokor dari limbah koran tidak hanya dapat digunakan oleh masyarakat Bali, namun bokor akan berinovasi agar bisa digunakan untuk masyarakat luas dan produk yang dihasilkan juga terus berkembang mengikuti perkembangan pasar."-Ungkap Made Dona.
Penghargaan yang diraih Tim IBCraft tersebut merupakan suatu prestasi yang membangakan dan patut diapresiasi, karena dapat membuat inovasi ide usaha yang kreatif dan memiliki unsur budaya lokal Bali dimana daerah asal tempat kelahiran mereka.
Tim IBCraft sangat berterima kasih kepada pihak kampus yang sudah mendukung tim mereka hingga pada kemenangan yang diraih ini
“Pastinya senang dan bersyukur karena dapat mengimplementasikan ide bisnis tersebut dan juga berterima kasih kepada Universitas Pertamina karena telah mendukung hingga sampai ke titik ini”- Darma." -Ungkap I Wayan Darma Yasa, Ketua IBCratf.