Universitas Pertamina Academic Runner berhasil
mencatatkan prestasi membanggakan dengan menaklukkan rute Jakarta-Bandung dalam
ajang bergengsi wondr BNI ITB Ultra Marathon 2025. Perjalanan panjang penuh
tantangan sejauh 180 kilometer ini berhasil dilewati dengan semangat
sportivitas, kolaborasi, dan ketangguhan yang luar biasa. Tim yang terdiri dari
dosen dan staf Universitas Pertamina ini membuktikan bahwa sejauh apa pun jarak
yang harus ditempuh, akan selalu bisa digapai bila dijalani bersama dengan
komitmen dan kebersamaan. Keberhasilan ini tidak hanya menjadi catatan manis
bagi civitas akademika Universitas Pertamina, tetapi juga menjadi inspirasi
bahwa semangat juang dan kekompakan tim mampu mengatasi segala rintangan yang
ada di depan mata.
ITB Ultra Marathon sendiri merupakan ajang lari
ultramaraton bergengsi yang pertama kali digelar pada tahun 2017, dan kini
telah menjadi tradisi dua tahunan yang dinanti-nantikan oleh para pecinta
olahraga lari di Indonesia. Rute Jakarta-Bandung yang ikonik dengan medan
menantang menjadi saksi bisu perjuangan para pelari yang tidak hanya
mengandalkan kekuatan fisik, tetapi juga mental baja untuk menyelesaikan jarak
sejauh 180 kilometer. Lebih dari sekadar ajang kompetisi, kegiatan ini
bertujuan untuk mempererat silaturahmi, solidaritas, serta semangat kebersamaan
antar peserta dari berbagai kalangan. Pada penyelenggaraan tahun 2025 ini, ITB
Ultra Marathon mendapat dukungan penuh dari wondr BNI, dan yang lebih
membanggakan, seluruh hasil penyelenggaraannya dialokasikan untuk beasiswa
mahasiswa ITB serta dana abadi ITB, sehingga setiap langkah para pelari
memiliki makna sosial yang mendalam.
Universitas Pertamina patut berbangga karena tiga
dosen dari Program Studi Teknik Geofisika turut ambil bagian dalam tim Relay 16
UPER. Beliau adalah Sari Widyanti, M.En., Dicky Ahmad Zaky, M.T., dan Soni
Satiawan, M.Sc. Ketiganya menunjukkan bahwa dedikasi dan semangat juang tidak
hanya diperlukan di ruang kelas atau laboratorium, tetapi juga di medan lari
yang menantang. Partisipasi mereka dalam ajang ini menjadi bukti nyata bahwa
insan akademisi mampu berprestasi di berbagai bidang, sekaligus menginspirasi
mahasiswa untuk terus mengembangkan diri baik secara akademik maupun
non-akademik. Keberhasilan Universitas Pertamina Academic Runner dalam
menaklukkan rute Jakarta-Bandung ini diharapkan dapat memotivasi lebih banyak
lagi civitas akademika untuk terlibat dalam kegiatan positif yang membangun
kesehatan, kebersamaan, dan kepedulian sosial. (CPS)