Penulis : Ade Amalya
Editor : Netti Anjelina
Jakarta, 27 Mei 2023 - Diera digitalisasi saat ini kemajuan teknologi semakin pesat. Hal tersebut berdampak pada beberapa aspek kehidupan, termasuk pekerjaan manusia yang sudah banyak tergantikan dengan hadirnya teknologi-teknologi canggih. Dikutip dari CNBC Indonesia pada 2018, memaparkan bahwa sebanyak 375 juta ketenagakerjaan tergusur dan tergantikan oleh kecanggihan teknologi yang ada. Disisi lain, dilansir dari CNN Indonesia, hal yang sama pada tahun yang sama pula tercatat sebanyak 56% orang kehilangan pekerjaannya di era digitalisasi kini.
Contoh kemajuan teknologi yang dapat menggantikan pekerjaan manusia, seperti robot yang berfungsi untuk membersihkan rumah, melayani customer, dan lain sebagainya. Fakta tersebut memicu riuhnya kekhawatiran di tengah masyarakat baik bagi pekerja maupun calon pekerja. Terkhususnya, bagi para wisudawan dan wisudawati. Mereka merasakan indikasi ancaman yang kuat akan tergantikannya posisi mereka dengan munculnya inovasi-inovasi baru teknologi kedepan nanti.
Bagi kamu Mahasiswa/i Program Studi Komunikasi Universitas Pertamina tidak perlu khawatir akan hal tersebut, karena adanya dorongan prospek kerja yang menjanjikan dari berbagai lingkup atau bidang, seperti media, perusahaan BUMN, perusahaan swasta maupun negeri, dan lainnya.
Sumber : Website universitaspertamina.ac.id
Pada umumnya communication skill sangat dibutuhkan di bidang pekerjaan apapun, meskipun pada dasarnya semua orang mampu berkomunikasi, namun tidak cukup membuktikan bahwa setiap komunikasi yang terjalin merupakan komunikasi yang baik dan efektif, karena komunikasi ada seninya. Bahkan untuk mempromosikan temuan teknologi saja membutuhkan skill komunikasi strategis. Sejalan dengan hal ini, komunikasi strategis dan skills lainnya dapat dipelajari melalui Program Studi Komunikasi Uper.
Disisi lain, adanya inovasi teknologi baru tersebut juga harus dikomunikasikan kepada khalayak dan tidak bisa tergantikan oleh robot, sehingga para akademisi dari Program Studi Komunikasi lah yang mengambil peran tersebut, karena memerlukan kemampuan komunikasi yang baik dengan harapan informasi yang disampaikan ke khalayak dapat diterima baik.
Masih banyak hal-hal lain yang dipelajari di Program Studi Komunikasi Uper yang bermanfaat di dunia kerja. Kamu penasaran? Yuk gabung bersama kami di Program Studi Komunikasi Uper.