Logo Universitas Pertamina
ID / EN
Agenda

Perkuliahan Offline Penutup Semester Ganjil tahun ajaran 2025/2026: Magister Manajemen Universitas Pertamina Hadirkan Narasumber Praktisi


Published by: Magister Manajemen Jumat, 30 Januari 2026
Dibaca: 98 kali
Program Studi Magister Manajemen Universitas Pertamina menyelenggarakan perkuliahan offline pada 19–23 Januari sebagai kegiatan akademik penutup Semester Ganjil tahun ajaran 2025/2026, sebelum memasuki Semester Genap. Kegiatan ini dirancang untuk memperkuat pemahaman mahasiswa melalui pembelajaran tatap muka serta menghadirkan perspektif praktis dari kalangan profesional.

Perkuliahan offline ini diikuti oleh mahasiswa Magister Manajemen yang sebagian besar merupakan profesional dari berbagai sektor industri. Suasana pembelajaran berlangsung interaktif dengan diskusi yang membahas isu-isu strategis, yang relevan dengan tantangan bisnis dan ekonomi terkini, khususnya dalam konteks manajemen risiko dan pengambilan keputusan di tengah ketidakpastian global.

Salah satu narasumber yang hadir adalah Ibnu Suhartanto, S.T., MBA, yang membagikan pandangannya mengenai urgensi manajemen risiko dalam menghadapi dinamika global. Dalam wawancara singkat yang dilakukan di sela perkuliahan, beliau menekankan bahwa kondisi dunia saat ini menuntut organisasi untuk semakin adaptif dan terukur dalam mengelola risiko.

Risk management ini sangat penting untuk menghadapi uncertainty atau ketidakpastian. Kita tahu saat ini kita dihadapkan pada trade war dan kondisi geopolitik yang sangat kompleks, sehingga sangat memengaruhi ketidakpastian dalam pencapaian target,” ujar Ibnu Suhartanto.

Ia menjelaskan bahwa ketidakpastian global tersebut berdampak langsung pada kemampuan organisasi dalam mencapai tujuan strategis. Oleh karena itu, proses identifikasi dan mitigasi risiko menjadi langkah krusial agar target yang telah ditetapkan tetap dapat dicapai.

“Kita harus melakukan mitigasi risiko dan identifikasi risiko, sehingga risiko-risiko tersebut bisa dikelola dengan baik agar kita tetap mencapai target yang sudah ditetapkan,” tambahnya.

Lebih lanjut, Ibnu Suhartanto juga mengapresiasi arah pengembangan Program Studi Magister Manajemen Universitas Pertamina, khususnya dalam merespons kebutuhan dunia industri dan tantangan global. Menurutnya, konsentrasi manajemen risiko masih tergolong terbatas di dunia pendidikan Indonesia, sehingga menjadi peluang strategis bagi Magister Manajemen Universitas Pertamina untuk terus berkembang.

“Magister Manajemen Universitas Pertamina saya pikir sangat baik dalam menghadapi tantangan tersebut. Di dunia pendidikan saat ini, konsentrasi manajemen risiko masih belum banyak. Baru ada di beberapa universitas, sehingga ini bisa menjadi momentum bagi Universitas Pertamina untuk berkembang lebih tinggi lagi.” ungkapnya.

Rangkaian perkuliahan offline penutup semester ini tidak hanya memperkuat pemahaman akademik mahasiswa, tetapi juga memberikan perspektif praktis yang relevan dengan realitas industri. Kehadiran narasumber dari kalangan profesional menjadi wujud komitmen Magister Manajemen Universitas Pertamina dalam menghadirkan pembelajaran yang kontekstual, adaptif, dan berorientasi pada pengembangan kompetensi kepemimpinan global.

Melalui pendekatan pembelajaran tatap muka yang interaktif serta keterlibatan praktisi, Magister Manajemen Universitas Pertamina terus berupaya mencetak lulusan yang siap menghadapi tantangan dunia bisnis dan industri dengan semangat “Be Global Leaders.”
Thumbnail
Bagikan:
Bagikan ke WhatsApp
Bagikan ke Facebook
Bagikan ke X
Bagikan ke Telegram
Bagikan ke LinkedIn

Tinggalkan Balasan
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalan UU ITE

© 2026 Universitas Pertamina.
All rights reserved