Logo Universitas Pertamina
ID / EN
Berita Kampus

Mahasiswa Universitas Pertamina Raih Juara 1 Eco Polis 2025 Berkat Inovasi Pelestarian Mangrove


Published by: Universitas Pertamina Selasa, 7 Oktober 2025
Dibaca: 309 kali
Mahasiswa Universitas Pertamina kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat Nasional. Tim yang terdiri dari Quinadiene Nasywa Azzura,  Muzaki Ahmad Fathir dari Program Studi Teknik Elektro serta Nasywa Azaria dari Program Studi Teknik Sipil berhasil meraih Juara 1 dalam kompetisi Eco Polis 2025 yang diselenggarakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Airlangga.

Kompetisi yang bertajuk Green Action: Inovasi Berbasis Lingkungan untuk Pelestarian Alam merupakan ajang penulisan esai dan karya tulis ilmiah tingkat nasional yang diikuti oleh mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.tim Universitas Pertamina berhasil memukau dewan juri melalui karya ilmiah berjudul “MoPI: Inovasi Alat Monitoring pH Air dan Kelembaban Tanah Berbasis Arduino Uno.

MoPI merupakan inovasi alat berbasis sensor Arduino Uno yang mampu memantau kondisi ekosistem mangrove secara real-time melalui integrasi aplikasi pendukung bernama MoPIApps. Alat ini dirancang guna mengukur pH air dan kelembaban tanah pada kawasan mangrove, hasil pengukuran dapat dimanfaatkan oleh pemerintah daerah lembaga konservasi, dan komunitas lokal sebagai dasar pengambilan keputusan dalam program rehabilitasi dan pelestarian mangrove.

“Kami ingin menghadirkan inovasi berbasis teknologi yang dapat membantu dalam pelestarian lingkungan secara berkelanjutan, ide ini lahir dari keresahan kami terhadap kondisi hutan mangrove yang semakin terancam akibat perubahan iklim dan juga aktivitas manusia,” ungkap Muzaki Ahmad Fathir mewakili tim.

Selama proses pengembangannya, tim melakukan riset secara mendalam, menyusun, merancang alat,membuat prototipe, dan melakukan simulasi serta pelatihan presentasi secara intensif. Kolaborasi lintas disiplin menjadi kunci keberhasilan kompetisi ini, Quinadiene dan Muzaki Mahasiswa Teknik Elektro fokus pada perancangan alat dan sistem aplikasi sementara Nasywa mahasiswa Teknik Sipil mengkaji aspek lingkungan, keberlanjutan, dan implementasi lapangan.

“Tantangan terbesar kami adalah menyatukan ide lintas program studi dan menyederhanakan konsep teknis agar mudah dipahami. Berkat kerja sama dan komitmen bersama, kami berhasil melahirkan inovasi yang praktis, efisien, dan mudah diterapkan di lapangan,” ungkap Quinadiene.

Prestasi ini menjadi kebanggan bagi Universitas Pertamina yang terus mendorong mahasiswa untuk terus berinovasi dan berkontribusi terhadap isu keberlanjutan.  Inovasi MoPI dinilai menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa mampu menggabungkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan kepedulian lingkungan untuk menjawab tantangan global.

Universitas Pertamina tetap menunjukkan komitmennya dalam membentuk generasi muda inovatif dan peduli lingkungan yang siap berkontribusi dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan di Indonesia.


Thumbnail
Bagikan:
Bagikan ke WhatsApp
Bagikan ke Facebook
Bagikan ke X
Bagikan ke Telegram
Bagikan ke LinkedIn

Tinggalkan Balasan
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalan UU ITE

© 2026 Universitas Pertamina.
All rights reserved