Penulis : Ni Luh Made Yani
Editor : Netti Anjelina
Learning by doing, mungkin hal yang paling tepat menggambarkan sosok alumni Komunikasi Universitas Pertamina satu ini. Berawal dari kebiasaan menonton berita sejak kecil yang menjadi cikal bakalnya masuk ke ranah jurnalistik. Sempat berpikir untuk menjadi tenaga medis tetapi hal tersebut berubah saat dia memulai pendidikan SMA.
Perlahan keinginan abstrak masa kecilnya berubah melalui pengalaman-pengalaman yang didapatkan. Masni Rahmawatti merupakan alumni Program Studi Komunikasi Universitas Pertamina angkatan 2018. Prestasinya terbilang sangat gemilang karena hanya beberapa saat setelah lulus dia berhasil mencapai impiannya menjadi seorang reporter. Tentu saja dalam mencapai titik saat ini bukanlah hal sederhana bagi gadis yang akrab disapa Masni. Berbagai hal ia lalui, termasuk dilema dalam menentukan konsentrasi jurusan saat di bangku kuliah.
Sejak kecil Masni dibiasakan untuk menonton tayangan berita, sangat membentuk dirinya sekarang. “Dari dulu sejak aku bisa nonton tv atau dengerin radio, aku emang terpapar terus sama berita dan nggak dibolehin nonton sinetron."- ujarnya.
“Sampai aku hafal nama-nama tersangka dan tokoh penting dalam suatu kejadian yang terjadi sepanjang tahun 2006-an sampai kuliah." -imbuhnya kembali.
Pengalamannya menyaksikan tayangan-tayangan live report dan berita-berita membuat pikiran ingin menjadi seorang reporternya tumbuh secara pelan namun pasti. Sampai pada keputusannya untuk belajar Komunikasi di Universitas Pertamina.
Sempat berpikir dan mencoba konsentrasi jurusan Public Relations, tetapi niatnya berubah dan kembali pada minat untuk memperdalam ilmu jurnalistik. Masni mengakui bahwa dalam konsentrasi media dia mendapatkan banyak pendalaman materi mengenai jurnalistik dan perkembangan media. Dikenal sebagai “anak media”, Masni merasakan bahwa selama penjurusan di semester 6 dia sangat nyaman dengan apa yang dipelajari.
Pengalaman Selama Kuliah di Komunikasi Universitas Pertamina
Tentu saja hasil menjadi bagian dari sebuah proses. Untuk sampai ke titik ini, Masni melalui banyak hal dan berbagai pengalaman yang membentuknya.
Saat di bangku kuliah Masni terus berusaha giat untuk mengasah bakatnya melalui pengalaman organisasi, magang, dan volunteer di bidang kepenulisan.
Beberapa pengalamannya diantaranya adalah magang di RRI Jakarta sebagai Jurnalis pada bulan Agustus-Desember 2021. Pengalaman semasa menjadi Jurnalis Radio menurut Masni sangat berkesan, karena teori yang selama ini ia pelajari di kelas ternyata dapat diaplikasikan secara lebih nyata dengan berbagai tantangan di lapangan.
Selama di RRI beberapa hal berharga yang Ia dapatkan, seperti kesempatan menulis berita untuk radio, live report dan kontributor berita. Selain itu, ia juga aktif dalam aktivitas lain, seperti menjadi Content Writer di DailySocial.id, UKM Media Kampus, dan Himpunan Mahasiswa Komunikasi Uper.
Perjalanan Sampai Pada Kompas TV
Bulan-bulan menjelang sidang dan yudisium menjadi salah satu titik perjuangan yang Masni akui. "Setelah pulang sambil nunggu wisuda, setidaknya dalam satu hari ada dua tempat yang aku daftarin" tuturnya.
Menurut pengakuan Masni selama menunggu hari wisuda dia terus berusaha dengan melihat berbagai lowongan pekerjaan dan mencoba mendaftarkan dirinya setiap hari tanpa lelah. Usaha lain yang dilakukan adalah melakukan penyusunan Curriculum Vitae dan membuat portofolio selama masa perkuliahan.
Kemudian di bulan April, Masni mencoba mendaftarkan dirinya di Kompas TV yang kebetulan saat itu sedang mencari reporter. Selang dua hari setelah pendaftaran Masni mendapatkan panggilan untuk melakukan psikotes dan wawancara. Luar biasanya setelah wawancara dia dinyatakan lolos untuk mengikuti beberapa tahap selanjutnya sebelum resmi menjadi bagian dari Kompas dengan posisinya sebagai reporter. Bak mendapatkan hadiah kelulusan, ia dinyatakan menjadi bagain dari Kompas TV sehari sebelum hari wisudanya.
"Tips dari aku ya, jangan pernah daftar kerjaan lewat LinkedIn langsung, lebih baik lewat email yang tertera atau email HRD yang posting" ungkapnya sebagai pesan.
Sementara itu, Masni saat ini tengah menikmati rutinitasnya sebagai seorang reporter Kompas TV. Ia disibukkan dengan berbagai aktivitas lapangan sebagai seorang jurnalis.
Wah menarik banget ya sobat Komunikasi. Kita bisa belajar dari Masni, bahwa untuk mendapatkan sesuatu terdapat proses panjang dan kerja keras di dalamnya.