Penulis: Netti Anjelina
Jakarta, 10 Januari 2023 - Tahun lalu (2022) Dafa Rahman Al-Faraby, Mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Sandi Hermawan, Mahasiswa Program Studi Ekonomi mengikuti ajang kompetisi Essay Government 2022.
Essay Government Festival 2022 merupakan kompetisi essay tahunan yang diadakan oleh Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. Tema yang diusung pada kompetisi tersebut adalah "Digitalisasi di Era Society 5.0. Peran mahasiswa dalam Menghadapi Tantangan."
Dafa dan Sandi membuat essay yang bertajuk "Peran Mahasiswa dalam Memajukan Bidang Peternakan Berbasis Teknologi Digital Guna Membantu Peternak yang Ada di Indonesia."
Essay tersebut membahas tentang teknologi yang mendeteksi kesehatan untuk hewan ternak. Ini dilakukan menggunakan semacam censorship yang bernama arduino. Sensor tersebut berbentuk kalung untuk hewan ternak yang akan disambungkan ke perangkat software. Dari sinilah kondisi kesehatan hewan-hewan ternak tersebut dapat terdeteksi. Sehingga dapat memudahkan para penjual hewan ternak untuk membuktikan bahwa hewan-hewan yang dijual dalam keadaan sehat. Secara tidak langsung teknologi ini juga akan memudahkan pembeli dalam memilih hewan ternaknya. (Instagram @himakom.up).
Tercatat sebanyak 300 peserta (tim dan solo) yang mengikuti perlombaan tersebut. Setelah melewati berbagai seleksi penilai naskah essay. Tim mereka dinyatakan lolos ke tahap 10 besar untuk melakukan presentasi.
Tepat pada tanggal 10 Desember 2022 lalu, dimana hari pengumuman tiba. Dafa dan Sandi berhasil meraih juara 3. Hal ini merupakan suatu pencapaian yang luar biasa.
Lantas bagaimana cara jitu Dafa dan Sandi dalam mempersiapkan essay mereka hingga menjadi juara? Simak tips dan trik pembuatan essay versi Dafa;
1. Fokus dengan tema essay.
2. Perbanyak literasi mencari sumber literatur terpercaya.
3. Membuat outline essay, tujuannya agar lebih mudah menjelaskannya.
4. Yang terpenting yaitu carilah partner satu frekuensi, yang bisa diajak berdiskusi dengan baik.