Logo Universitas Pertamina
ID / EN
Agenda

Belajar Ilmu Baru Series #2 : Implementation Of Reverse Logistics To Support Circular Economy


Published by: Admin_p23 Kamis, 10 November 2022
Dibaca: 1218 kali
Halo semuanya, hari ini kita kembali akan mengupas tuntas salah satu karya dari Lomba Poster dan Paper ISLI 2022. Pada series #2 ini kita akan belajar ilmu baru dari hasil karya Carissa Rahmadani Zahra, Hanum Parinduri Nugroho dan Nur An'nisa Amalia. Yuk disimak!!

Poster ini d ilatarbelakangi oleh data yang tercatat pada tahun 2019 mengenai jumlah sampah sebanyak 300 juta ton yang sebagian mengalir sampai ke laut. Hal tersebut terjadi dikarenakan Ekonomi global menggunakan model ekonomi liniertake-makewaste” dimana sumber daya alam diambil, digunakan dan berakhir sebagai sampah. Model ekonomi tersebut terbukti membawa banyak kerusakan lingkungan dan tumpukan sampah. Selain itu, Menurut Zaroni Head of Consulting Division Supply Chain Indonesia “peraturan perundangan tentang lingkungan menuntut perusahaan untuk bertanggung jawab atas limbah mereka, sementara biaya pembuangan limbah semakin meningkat”. Hal ini memungkinkan para perusahaan lebih memilih untuk membuang limbah mereka secara sembarangan tanpa memikirkan dampak terhadap lingkungan sekitar. Untuk mengatasi permasalahan di atas, diperlukan solusi yang dapat menjadi alternatif penyelesaian. Untuk menyelesaikan permasalahan tersebut dapat dengan menggunakan konsep circular economy dan reverse logistics yang bertujuan untuk meminimalkan waste yang dihasilkan oleh industri demi Keberlanjutan kegiatan rantai pasok di masa yang akan datang. Konsep circular economy merupakan Sebuah konsep ekonomi dalam alur lingkaran tertutup, dimana kita berusaha untuk menggunakan sumber daya, bahan baku maupun produk jadi yang bisa dipakai ulang untuk selama mungkin, dan menghasilkan sampah atau limbah seminimal mungkin. Dimana dalam konsep tersebut menerapkan prinsip 5R (Reuse, Recycle, Reduce, Repair, Recovery). Contoh penerapan reverse logistics diterapkan oleh Coca Cola Company dengan Meluncurkan kampanye yang disebut "World Without Waste", Mengembangkan Kemasan yang lebih efisien, Melakukan Reuse Botol Coca Cola, dan Menggunakan 30% dari bahan tebu & 100% tetes tebu yang bisa didaur ulang. Untuk meminimalkan waste yang dihasilkan oleh industri dapat menerapkan konsep circular economy dengan didukung oleh reverse logistics. Konsep Reverse Logistics harus diterapkan oleh perusahaan Industri lainnya agar upaya pengurangan waste di bidang industri dapat dimaksimalkan. Dengan adanya penerapan Reverse Logistics dapat mengurangi kerusakan lingkungan demi keberlanjutan kegiatan rantai pasok di masa depan.
Thumbnail
Bagikan:
Bagikan ke WhatsApp
Bagikan ke Facebook
Bagikan ke X
Bagikan ke Telegram
Bagikan ke LinkedIn

Tinggalkan Balasan
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalan UU ITE

© 2026 Universitas Pertamina.
All rights reserved