Logo Universitas Pertamina
ID / EN
Agenda

Belajar dan Mencari Pengalaman di MSIB Part 3: Belajar Sekolah Export Hingga Ke Negeri Tetangga Bersama Ichsanul Putra Jefi


Published by: Admin23_ Rabu, 15 Februari 2023
Dibaca: 858 kali
Halo Logisticians, kita balik lagi nih mengupas cerita seru kegiatan MBKM dari mahasiswa Teknik Logistik Universitas Pertamina, kali ini kita akan mengulik bagaimana keseruannya belajar menjadi eksporter Bersama Ichsanul Putra Jefi, mahasiswa Teknik Logistik Universitas Pertamina Angkatan 2019 yang mengikuti kegiatan Studi Independen Kampus Merdeka dengan judul kegiatan “Be a Digital Exporter” di Yayasan Sekolah Exspor Nasional. Yuk kita simak keseruannya

Sekolah Ekspor yang bernaung dibawah Yayasan Sekolah Ekspor Nasional sejak awal berdirinya ikut memberi solusi penambahan jumlah eksportir melalui penyelenggaraan pelatihan ekspor secara daring dengan mengoptimalkan kemajuan teknologi digital termasuk pendayagunaan platform belajar digital. Program Digital Export diajukan untuk memberi kesempatan kepada mahasiswa D4 dan S1 minimal semester-5 untuk menjadi eksportir baru yang berbasiskan teknologi digital. Proses pembelajaran akan dilakukan berbasiskan experience learning, berjalan berdampingan antara penyampaian modul pembelajaran dan praktikum, dan di tahap akhir diharapkan peserta (bersama kelompoknya masingmasing) sudah bisa mengembangkan produk berkualitas ekspor dan memasarkannya melalui e-commerce.

                                 

Selama mengikuti kegiatan studi independent, Ichsan mengikuti kelas ekspor secara hybrid, online dan offline. Hal-hal yang dipelajari selama belajar di sekolah eksport diantaranya adalah Pemahaman Bisnis Global, Perencanaan Ekspor, Pengembangan Produk Ekspor, Pemasaran, Mencari Mitra, Program Keuangan, dan Logistik hingga membuat perusahaan ekspor sendiri. Yap selain belajar secara daring dan melalui kelas, selama mengikuti kegiatan ini ichsan juga mengikuti berbagai kegiatan menarik, melihat aktivitas ekspor secara langsung di beberapa kota di Indonesia seperti Padang, Jakarta, Malang dan Yogyakarta. Jadi secara kesulurahan kegiatan yang dilakukan selama studi sekolah eksport adalah Pemaparan Materi atau sesi kuliah, Asynchronous learning belajar dari Sekolah Ekspor Learning Management System (SELS) dan Praktikum atau praktek Eksport secara langsung.

Menurut ichsan, yang paling memiliki kesan selama mengikuti kegiatan ekspor adalah membuat perusahaan ekspor untuk produk umkm dan sesi studi tour ke negeri tetangga Malaysia. Yap selain belajar ichsan juga diberi kesempatan dan dibimbing untuk mencari produk unggul dan berpontensi untuk di ekspor. Ichsan Bersama dengan tim kecilnya membuat suatu perusahaan yang berfokus untuk mengekspor produk-produk kerajinan tangan dari eceng gondok dari salah satu UMKM yang berlokasi diserubaya. Perusahaan ini sendiri Bernama PT. Chengnei. Sebelum membuat perusahaan ini dan menentukan produk yang akan dieksport, Ichsan dan timnya melakukan banyak persiapan baik persiapan peresmian perusahaan, analisis kebutuhan pasar produk, analisis ekonomi, hingga mencari dan bekerjasama dengan berbagai mitra.  Wah menarik sekali bukan, selain belajar eksport kita juga disiapkan untuk menjadi pebisnis yang handal tentunya dengan skala international dan bertalenta digital.

                          

Satu hal lain yang membuat kegiatan studi independent ichsan adalah mengikuti kegiatan study tour dan jalan-jalan ekspor. Sebagai salah satu peserta studi independent terbaik, ichsan berkesempatan untuk pergi ke negeri jiran Malaysia, Selama di Malaysia, selain jalan-jalan dan mengenal budaya yang ada disana, ichsan dan teman-teman sekolah eksport lainnya mengunjungi kedutaan besar Indonesia di Malaysia dan berdiskusi terkait potensi ekspor produk local di negara tersebut. Menariknya lagi, ichsan juga tidak ketinggalan untuk memperkenalkan produk kerajinan tangan chengnei sebagai produk ekspor perusahaan dan timnya
Thumbnail
Bagikan:
Bagikan ke WhatsApp
Bagikan ke Facebook
Bagikan ke X
Bagikan ke Telegram
Bagikan ke LinkedIn

Tinggalkan Balasan
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalan UU ITE

© 2026 Universitas Pertamina.
All rights reserved