Hallo Logistisian, kembali lagi dalam seri berbagi pengalaman Magang dan Studi Independent Bersertifikat (MSIB) dari teman-teman di Program Studi Teknik Logistik Universitas Pertamina. Kali ini kita akan mendengar cerita dari Azizul Azman yang berkesempatan magang di Kalla Group.
Dalam upaya meningkatkan kompetensi lulusan agar lebih relevan dan siap menghadapi kebutuhan industri dan masyarakat, program MSIB dijalankan sebagai bagian dari kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka yang dijalankan oleh Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Kemendikbudristek. Program ini memberikan pengalaman langsung bagi mahasiswa untuk mempelajari aktivitas perusahaan dengan terlibat secara langsung dalam durasi magang 1-2 semester yang dapat dikonversi dalam SKS mahasiswa. Melihat kebermanfaatan program ini, Universitas Pertamina terus mendorong mahasiswa dari berbagai program studi untuk aktif berpartisipasi.
Pada periode Agustus hingga Desember 2022, tiga orang mahasiswa Program Studi Teknik Logistik berpartisipasi pada program magang ini. Setelah menyimak cerita Putri Monika Pratami selama menjalankan program MSIB di Lazada pada artikel sebelumnya, yuk kita simak cerita dari Azizul Azman yang menjalankan program MSIB di Kalla Group.
Setelah melalui rangkaian proses seleksi berkas hingga wawancara, mahasiswa angakatan 2019 yang biasa disapa Azizul ini menjalankan program magang di posisi project analyst intern di bagian Supply Chain Management PT. Bumi Sarana Beton (Kalla Beton) milik Kalla Group. Perusahaan ini menyediakan kebutuhan beton untuk proyek kenstruksi, bataringan, mortar instan dan precast. Selama 5 bulan durasi magang, Azizul mendapatan kesempatan belajar secara langsung untuk mendesain layout gudang produk dan bahan baku beserta aliran produk, menyusun SOP pengaturan barang di gudang hingga memperhitungkan estimasi biaya yang dibutuhkan untuk melakukan perubahan layout. Pengalaman tersebut berhasil memperdalam pengalaman Azizul terkait keilmuan Teknik Logistik terutama yang berkaitan dengan mata kuliah seperti Sistem Pergudangan dan Analisis dan Estimasi Biaya.

Menurut Azizul, bagian paling menantang dari pengalman ini adalah proses penyusunan solusi penyelesaian dari project yang diberikan sebagai tanggung jawab mahasiswa magang. Kesempatan magang ini juga dimanfaatkan Azizul untuk memperluas relasi baik sesama mahasiswa magang di Kalla Group maupun dengan supervisor dan pekerja lainnya di perusahaan. Relasi seperti ini yang kedepannya diharapkan dapat terus terjalin untuk mendukung kesempatan bekerja bahkan penelitian. Selain itu, program magang yang dilakukan di Makassar, Sulawesi Selatan ini juga menjadi kesempatan bagi Azizul dan mahasiswa magang lainnya untuk meng-explore kegiatan dan wisata di kota tersebut.
Nah, seru kan pengalaman Azizul. Bisa memperdalam pemahaman keilmuan logistik, menjalin relasi hingga meng-eksplore daerah baru. Kalau kamu juga tertarik merasakan pengalaman yang sama, terus simak informasi ter-update terkait program ini di website dan Instagram Teknik Logistik ya. Tunggu juga cerita selanjutnya dari Ichsan yang menjalani program studi Independen!