Jakarta, 12 Desember 2021 - Perkembangan zaman yang semakin pesat ditandai dengan adanya perubahan teknologi terutama pada sistem teknologi informasi. Sistem Teknologi informasi memiliki macam dan variasi yang dapat mempermudah manusia mencari informasi di seluruh dunia salah satunya menggunakan media sosial yang paling sering digunakan pengguna internet saat ini.
Berdasarkan laporan perusahaan media asal inggris We Are Social “Digital 2021: The Latest Insights Inti The State Of Digital” pada 11 Februari 2021 mengungkapkan dari total populasi Indonesia sebanyak 274,9 juta jiwa, pengguna aktif media sosial mencapai 170 juta. Angka ini meningkat 6,3 persen dari tahun lalu.
Melihat data tersebut hal ini tentu menjadi peluang yang sangat besar dalam memanfaatkan media sosial sebagai personal branding baik itu untuk kebutuhan akademik ataupun bisnis. Namun persona akun juga tidak lepas dari pantauan audiens sehingga penting untuk memahami dalam menggunakan media sosial dalam personal branding.
“Segala sesuatu bisa untuk di branding salah satunya seseorang atau kamu. Brand secara nyata memang kita perlukan dalam diri, karena ada unsur pembeda didalamnya” Ujar Roby Hervindo sebagai Sekretaris Universitas Pertamina dalam pelatihan Troopers Media Sosial Universitas Pertamina Rabu, (8/12).
Roby Hervindo menjelaskan bahwa dalam membangun personal branding hal yang penting untuk diperhatikan adalah positioning dan diferensial. “Positioning bagaimana cara kita menempatkan diri di dalam benak dan pikiran followers di media sosial. Sedangkan diferensial, kita harus memiliki hal yang membedakan diri kita dengan orang lain” jelasnya.
Agus Mashud sebagai Presiden Direktur Pertamina Foundation juga membagikan langkah-langkah untuk membangun personal branding melalui media sosial. “Ada 7 step untuk menyusun personal branding kita pertama dengan cara mendefinisikan diri kita dengan cara SWOT analysis, kemudian step kedua kita mampu menjelaskan kekuatan (strength) kita” Ungkapnya.
Langkah selanjutnya dalam menyusun personal branding adalah mengontrol dan mengembangkan citra diri dengan 3 C (Clarity, Consistent dan Character). “di point ini kita mengeksplorasi diri kita melalui 3 C ini maka dapat mengontrol citra diri yang kita bangun” tambahnya
Selain itu, step lainnya yang dapat dilakukan adalah membangun personal diri secara profesional, mempertajam brand diri dengan cara membuat blog dan membangun jaringan, membangun brand diri di berbagai media sosial serta cara mengatasi krisis brand. (LT)