Universitas Pertamina (UPER) menyelenggarakan CoP Pertamina Goes to Campus bertema “Pengenalan Industri Migas & Pengembangan Karir” pada 27 November 2025 di Auditorium Universitas Pertamina. Kegiatan ini diikuti lebih dari 180 peserta dan menghadirkan para praktisi dari Pertamina Group untuk memperluas wawasan mahasiswa mengenai industri energi dan peluang karier.
Program ini menjadi wadah pertemuan antara mahasiswa dan praktisi migas guna meningkatkan pemahaman industri, kompetensi teknis, serta kesiapan karier di sektor energi. Melalui sesi pemaparan materi, diskusi, dan tanya jawab interaktif, mahasiswa memperoleh gambaran langsung mengenai kebutuhan kompetensi dan tantangan industri energi ke depan.
Rektor Universitas Pertamina, Prof. Dr. Ir. Wawan Gunawan A. Kadir, M.S., IPU, membuka kegiatan sekaligus menegaskan pentingnya keterkaitan antara pembelajaran dan kebutuhan industri. Menurutnya, paparan langsung dari praktisi menjadi bekal penting bagi mahasiswa dalam memahami dinamika sektor migas yang terus berkembang.
“Melalui kegiatan seperti ini, mahasiswa dapat melihat secara langsung bagaimana ilmu yang dipelajari di kampus diterapkan di industri. Ini penting agar mereka lebih siap menghadapi dunia kerja dan mampu berkontribusi dalam menjawab tantangan sektor energi ke depan,” ujar Prof. Wawan.
Sejalan dengan hal tersebut, kolaborasi antara Universitas Pertamina dan Pertamina Group dinilai menjadi ruang strategis untuk mendorong pertukaran pengetahuan dan pengalaman antara akademisi dan praktisi industri.
Dalam kesempatan yang sama, Pembina CoP Pertamina sekaligus Senior Manager Production Operation TEC PHE, Awan Pinosofa, menekankan bahwa komunitas praktik (Community of Practice/CoP) berperan penting sebagai wadah berbagi pengetahuan lintas fungsi dan generasi. Menurutnya, keterlibatan mahasiswa dalam forum seperti ini dapat memperluas perspektif sekaligus memperkuat kesiapan mereka memasuki industri migas.
“CoP menjadi ruang berbagi pengetahuan dan pengalaman praktis yang tidak selalu diperoleh di ruang kelas. Melalui interaksi langsung dengan praktisi, mahasiswa dapat memahami tantangan nyata di lapangan sekaligus mempersiapkan diri menghadapi dunia industri migas,” ujar Awan.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi pemaparan materi yang membahas berbagai aspek teknis industri migas. Para praktisi Pertamina Group berbagi wawasan mengenai pengembangan fasilitas operasional, keandalan sistem produksi, serta peran riset dan inovasi sebagai fondasi kompetensi teknis bagi mahasiswa yang bersiap memasuki dunia industri.
Pada sesi pertama, peserta memperoleh pemahaman mengenai pengembangan fasilitas permukaan berorientasi rendah karbon, keandalan sistem kelistrikan operasional, serta pentingnya riset laboratorium dalam mendukung kesiapan teknis. Materi ini menekankan bahwa pemahaman proses dan teknologi sejak di bangku kuliah menjadi bekal penting dalam menghadapi dinamika industri migas yang terus berkembang.
Sesi selanjutnya membahas integritas aset, keselamatan proses, serta rekayasa struktur lepas pantai sebagai kompetensi strategis dalam menjaga keandalan dan keberlanjutan operasi migas. Melalui materi ini, mahasiswa diajak memahami pentingnya manajemen risiko dan penerapan standar keselamatan sebagai bagian tak terpisahkan dari praktik industri energi, khususnya di tengah era transisi energi.
Tidak hanya berfokus pada aspek teknis, kegiatan ini juga menghadirkan sesi pengembangan karier yang membahas keterampilan digital, proses rekrutmen, serta strategi komunikasi di era digital. Mahasiswa mendapatkan gambaran mengenai kesiapan non-teknis yang dibutuhkan untuk memasuki dunia kerja, termasuk pentingnya membangun kompetensi komunikasi dan menjaga kredibilitas di sektor energi.
Melalui penyelenggaraan CoP Pertamina Goes to Campus, Universitas Pertamina menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program edukasi berbasis kolaborasi dengan industri. Upaya ini dilakukan guna memastikan mahasiswa memperoleh pengalaman, wawasan, dan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan sektor energi masa depan. [MP]