Jakarta - Universitas Pertamina kembali mencatat capaian dalam skema riset internasional melalui keberhasilan tim dosen memperoleh pendanaan Riset dan Inovasi untuk Indonesia Maju (RIIM) Kolaborasi Internasional. Program ini merupakan The 1st Joint Research Program antara Ministry of Science and Technology (MOST) China dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Indonesia, yang menjadi kolaborasi riset perdana antara kedua lembaga tersebut.
Program yang bersifat kompetitif ini diikuti oleh 125 tim peneliti dari berbagai institusi. Dari seluruh proposal yang diajukan, hanya enam tim yang dinyatakan lolos seleksi dan memperoleh pendanaan. Tim Universitas Pertamina bersama mitra dari BRIN menjadi salah satu penerima hibah dalam skema tersebut.
Penelitian dipimpin oleh Dr. Muhammad Zaki Almuzakki, S.Si., M.Si., M.Sc. dengan fokus pada pengembangan algoritma terdistribusi berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk mendukung teknologi mobilitas otonom. Riset ini diarahkan pada pengembangan sistem kendaraan otonom yang mampu berkomunikasi dan berkoordinasi secara cerdas.
“Kami merancang sistem kendaraan otonom yang ke depan dapat saling berkomunikasi dan berkoordinasi satu sama lain, sehingga mampu bergerak secara selaras untuk mencapai tujuan bersama dengan lebih efisien,” terang Zaki.
Pendekatan algoritma terdistribusi memungkinkan setiap unit kendaraan mengambil keputusan secara mandiri tanpa bergantung pada satu pusat kendali. Dengan sistem ini, kendaraan dapat menyesuaikan pergerakan secara otomatis berdasarkan kondisi di sekitarnya, sehingga meningkatkan efisiensi dan ketahanan sistem.
Sebagai bagian dari proses pengujian, tim akan mengembangkan prototipe skala laboratorium berupa miniatur mobil otonom. Prototipe tersebut digunakan untuk menguji performa algoritma secara langsung, termasuk kemampuan komunikasi antar-unit, stabilitas koordinasi, serta respons sistem dalam kondisi dinamis. Pengujian ini menjadi langkah penting untuk meningkatkan tingkat kesiapan teknologi (Technology Readiness Level/TRL).
Tim peneliti Universitas Pertamina terdiri atas Dr. Muhammad Zaki Almuzakki, S.Si., M.Si., M.Sc. sebagai Ketua Tim, bersama Dr. Ir. Arie Sukma Jaya, S.T., M.Eng., IPM., serta Dr. Eng. Wahyu Kunto Wibowo, S.T., M.Eng. Penelitian dilaksanakan melalui kolaborasi internasional bersama BRIN, Southern University of Science and Technology (SUSTech), dan Zhejiang CoTEK Robotics.
Secara lebih luas, penelitian ini sejalan dengan komitmen Universitas Pertamina dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 9 tentang Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui penguatan riset teknologi cerdas, serta SDG 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi internasional lintas institusi. Pengembangan sistem mobilitas otonom berbasis AI juga berpotensi berkontribusi pada penguatan infrastruktur transportasi masa depan yang lebih efisien dan terintegrasi.