Logo Universitas Pertamina
ID / EN
Berita Kampus

Universitas Pertamina Perkuat Ekosistem Industri 4.0 Lewat Kolaborasi Strategis dengan PT Cadit Consultants Indonesia


Published by: Universitas Pertamina Sabtu, 28 Februari 2026
Dibaca: 39 kali
Transformasi digital mengharuskan perguruan tinggi menyelaraskan sistem pembelajaran dengan kebutuhan industri melalui penguatan teknologi dan kolaborasi nyata. Future Jobs Report pada World Economic Forum tahun 2023 mencatat bahwa dalam lima tahun kedepan sekitar 44 persen keterampilan pekerja diprediksi akan berubah karena cepatnya perkembangan di sektor digital, serta perkembangan teknologi (Putra, 2026). 

Pergeseran ini menjadi acuan agar para pemimpin di masa depan memiliki kapasitas untuk membaca arah perubahan, dan merubah arah strategi organisasi secara cepat. Salah satu langkah dalam mencetak lulusan yang unggul yang dilakukan Universitas Pertamina adalah dengan menjalin kerja sama dengan perusahaan dari berbagai sektor. 

Universitas Pertamina secara resmi memperkuat jangkauan industrinya melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama dengan PT Cadit Consultants Indonesia pada 21 Oktober 2025. Momen strategis ini dikukuhkan langsung oleh Prof. Dr. techn. Djoko Triyono selaku Wakil Rektor Bidang Penelitian, Pengembangan, dan Kerja Sama Universitas Pertamina, bersama Chan Eng Guan selaku Direktur Utama PT Cadit Consultants Indonesia.

PT Cadit Consultants Indonesia merupakan perusahaan multinasional yang bergerak di bidang teknologi industri 4.0, konsultan engineering, pelatihan, sertifikasi, serta distributor resmi perangkat lunak ANSYS (ANSYS Elite Channel Partner) untuk wilayah Asia Pasifik termasuk Indonesia.

Melalui perjanjian ini, kedua belah pihak sepakat berkolaborasi dalam pengembangan sarana pembelajaran berbasis teknologi melalui pendirian Machining IoT Lab (Joint Lab) di lingkungan kampus sebagai ruang praktik dan eksplorasi teknologi manufaktur cerdas. 

Kerja sama ini juga mencakup penyediaan kesempatan magang bagi mahasiswa sebagai sarana penerapan kompetensi di dunia industri, dukungan fasilitas ruangan untuk operasional dan penguatan kolaborasi, serta penerbitan buku tutorial perangkat lunak sebagai bahan ajar dan dokumentasi teknologi guna mendukung proses pembelajaran yang terstruktur dan berkelanjutan.

Wakil Rektor Universitas Pertamina menyampaikan bahwa kolaborasi ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat pembelajaran berbasis praktik. “Kami ingin mahasiswa tidak hanya memahami konsep industri 4.0 secara teoritis, tetapi juga mengalami langsung penerapan teknologi di laboratorium dan lingkungan industri. Kehadiran Machining IoT Lab akan menjadi jembatan antara ruang kelas dan kebutuhan nyata di lapangan,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Cadit Consultants Indonesia menegaskan pentingnya sinergi antara industri dan perguruan tinggi. “Industri saat ini membutuhkan talenta yang siap pakai dan memahami ekosistem digital manufacturing. Melalui kolaborasi ini, kami berharap dapat berkontribusi dalam menciptakan lulusan yang adaptif, inovatif, dan kompeten secara global,” ungkap Chan.

Kolaborasi ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas, karena mendorong peningkatan kualitas pembelajaran berbasis teknologi dan praktik industri; SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, melalui pengembangan laboratorium berbasis IoT sebagai infrastruktur inovasi di lingkungan kampus.

Selain itu, hal ini juga termasuk dengan SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, dengan membuka akses magang dan peningkatan kesiapan kerja mahasiswa. Integrasi laboratorium, pelatihan, serta koneksi industri dalam satu ekosistem pembelajaran menunjukkan bagaimana pendidikan tinggi dapat berperan langsung dalam mendukung pembangunan industri yang berkelanjutan.

Melalui kemitraan ini, Universitas Pertamina menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang responsif terhadap perkembangan teknologi serta berorientasi pada keberlanjutan, inovasi, dan kesiapan lulusan memasuki dunia industri 4.0. [MD]

Referensi:
Putra, Muhamad Falah Nirwana Y. (2026). Pentingnya Kompetensi Kepemimpinan Digital di Era Transformasi. https://www.cnbcindonesia.com/opini/20260227155448-14-714599/pentingnya-kompetensi-kepemimpinan-digital-di-era-transformasi

Thumbnail Thumbnail Thumbnail
Bagikan:
Bagikan ke WhatsApp
Bagikan ke Facebook
Bagikan ke X
Bagikan ke Telegram
Bagikan ke LinkedIn

Tinggalkan Balasan
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalan UU ITE

© 2026 Universitas Pertamina.
All rights reserved