Logo Universitas Pertamina
ID / EN
Berita Kampus

Tingkatkan Minat Sains Sejak Dini, Prodi Kimia Universitas Pertamina Adakan Workshop di Sekolah Bunda Mulia


Published by: Universitas Pertamina Sabtu, 28 Februari 2026
Dibaca: 81 kali
Upaya menumbuhkan minat generasi muda terhadap sains dan teknologi berkelanjutan terus diperkuat melalui kegiatan edukatif berbasis praktik yang mengintegrasikan inovasi energi terbarukan dan pemanfaatan bahan alam dalam pembelajaran interaktif. Langkah ini menjadi semakin relevan di tengah tantangan rendahnya minat generasi muda terhadap bidang sains di Indonesia.

Direktur Diseminasi dan Pemanfaatan Sains dan Teknologi Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemdiktisaintek), Yudi Darma, mengungkapkan bahwa minat mahasiswa terhadap bidang sains masih tergolong rendah. Ia menyebutkan bahwa 54% mahasiswa di Indonesia mengambil jurusan sosial dan humaniora, sementara peminat di bidang sains, termasuk kedokteran dan rumpun sains menjadi yang paling sedikit (Nurhidayat, 2025). 

Data di atas menunjukkan perlunya pendekatan pembelajaran yang lebih kontekstual dan aplikatif untuk meningkatkan ketertarikan generasi muda terhadap sains.

Merespons tantangan tersebut, Program Studi (Prodi) Kimia Universitas Pertamina menggelar kegiatan Workshop dan Edufair – Goes to Bunda Mulia School pada 12 Februari 2026 di Aula dan Laboratorium Kimia Sekolah Bunda Mulia (SBM). Mengusung tema pembuatan sel surya sederhana dan ekstraksi minyak atsiri, kegiatan ini menjadi sarana edukasi sains terapan yang interaktif bagi siswa.

Workshop diikuti sekitar 100 peserta yang terdiri dari siswa/i Sekolah Bunda Mulia, guru pendamping, asisten laboratorium, serta Ketua Acara Edufair SBM. Dalam kegiatan ini, peserta tidak hanya mendapatkan pemaparan materi, tetapi juga terlibat langsung dalam praktik pembuatan sel surya sederhana sebagai pengenalan energi terbarukan, serta proses ekstraksi minyak atsiri yang memiliki nilai ekonomis dan potensi industri.

Kegiatan ini menghadirkan Syifa Salsabina, S.Si, Dania Nur Fajrina, S.Si, dan M. Fadhil Muchtar Nasution, S.T selaku perwakilan GGINP Indonesia dan perwakilan mahasiswa Prodi Kimia Universitas Pertamina. Para narasumber membimbing peserta memahami konsep energi terbarukan dan pemanfaatan sumber daya alam berbasis kimia hijau sebagai solusi berkelanjutan di masa depan.

Melalui pengalaman praktik langsung di laboratorium, siswa memperoleh pemahaman tentang prinsip kerja sel surya sebagai sumber energi ramah lingkungan serta teknik dasar ekstraksi minyak atsiri berbasis bahan alam. Selain memperkaya wawasan akademik, kegiatan ini juga mendorong minat generasi muda terhadap bidang sains, inovasi teknologi hijau, dan peluang karier di sektor energi terbarukan maupun industri kimia berkelanjutan.

Ketua Edufair Sekolah Bunda Mulia, R.A. Aria Agung W.K., menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan ini.
“Melalui praktik langsung pembuatan sel surya dan ekstraksi minyak atsiri, peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga melihat bagaimana ilmu kimia berperan nyata dalam inovasi teknologi hijau dan peluang industri masa depan,” ujarnya.

Antusiasme peserta terlihat dari aktifnya sesi tanya jawab serta diskusi selama praktik berlangsung. Para siswa menunjukkan ketertarikan yang tinggi terhadap eksperimen laboratorium dan proses ilmiah di balik teknologi energi terbarukan. Interaksi ini mencerminkan pentingnya pendekatan pembelajaran berbasis praktik dalam menumbuhkan rasa ingin tahu, kreativitas, serta kepercayaan diri siswa dalam bidang sains.

Kegiatan ini juga sejalan dengan komitmen global terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) yang diinisiasi oleh United Nations. Secara khusus, workshop ini mendukung pencapaian SDG 4 (Quality Education) melalui penguatan pendidikan sains yang aplikatif, SDG 7 (Affordable and Clean Energy) melalui pengenalan energi terbarukan, SDG 9 (Industry, Innovation and Infrastructure) lewat dorongan inovasi teknologi, serta SDG 12 (Responsible Consumption and Production) melalui pemanfaatan bahan alam secara berkelanjutan.

Dengan menghadirkan pengalaman belajar yang kontekstual dan relevan dengan tantangan energi serta industri masa depan, kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Prodi Kimia Universitas Pertamina dalam memperluas kolaborasi edukatif dengan sekolah dan berkontribusi dalam meningkatkan literasi serta minat generasi muda terhadap sains di Indonesia.

Referensi:
Nurhidayat, D. (2025). Kemdiktisaintek: Minat Generasi Muda terhadap Sains Masih Rendah. https://mediaindonesia.com/humaniora/825898/kemdiktisaintek-minat-generasi-muda-terhadap-sains-masih-rendah
Thumbnail Thumbnail Thumbnail
Bagikan:
Bagikan ke WhatsApp
Bagikan ke Facebook
Bagikan ke X
Bagikan ke Telegram
Bagikan ke LinkedIn

Tinggalkan Balasan
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalan UU ITE

© 2026 Universitas Pertamina.
All rights reserved