Logo Universitas Pertamina
ID / EN
Berita Kampus

Menarik! Mahasiswa UPER Dalami Diplomasi Ekonomi Indonesia Lewat Bedah Buku


Published by: Universitas Pertamina Selasa, 16 Desember 2025
Dibaca: 139 kali
Program Studi Hubungan Internasional Universitas Pertamina menggelar bedah buku Literary Lounge: Menelaah Diplomasi Ekonomi Indonesia pada 23 Oktober 2025 di Gedung Griya Legita, Universitas Pertamina. Kegiatan ini diikuti 100 peserta terdiri dari mahasiswa dan dosen Hubungan Internasional.

Kegiatan ini meningkatkan literasi akademik dan pemahaman mahasiswa tentang diplomasi ekonomi Indonesia. Bedah buku menjadi ruang diskusi kritis yang menghubungkan teori hubungan internasional dengan praktik kebijakan luar negeri. Pentingnya literasi ini sejalan dengan UNESCO yang menegaskan literasi memperluas akses pendidikan, pasar kerja, dan pembangunan berkelanjutan.

Kegiatan dibuka oleh Ketua Program Studi Hubungan Internasional Universitas Pertamina, Dr. Iqbal Ramadhan. Dalam sambutannya, Dr. Iqbal menekankan bahwa diplomasi ekonomi merupakan instrumen strategis Indonesia dalam menghadapi persaingan global dan dinamika geopolitik internasional.

Dalam sambutannya, Dr. Iqbal menekankan pentingnya pembelajaran diplomasi. “Mahasiswa perlu memahami diplomasi ekonomi secara komprehensif dan aplikatif agar lulusan Hubungan Internasional mampu berkontribusi sebagai analis kebijakan, diplomat, dan aktor strategis dalam hubungan internasional,” ujar Dr. Iqbal.

Sesi diskusi membahas isi buku Literary Lounge yang mengulas strategi, aktor, dan dinamika diplomasi ekonomi Indonesia. Diskusi menyoroti perdagangan internasional, investasi, dan kerja sama ekonomi sebagai instrumen untuk memperkuat posisi Indonesia di tingkat global.

Pada sesi diskusi, narasumber utama Silvia Dian Anggraeni, S.Sos., M.A., dosen Hubungan Internasional Universitas Pertamina, menekankan pentingnya pendekatan adaptif dalam diplomasi ekonomi. 

“Buku ini relevan sebagai referensi akademik karena menjelaskan bagaimana Indonesia menavigasi kepentingan ekonomi di tengah kompleksitas hubungan internasional dan tantangan global yang terus berkembang,” jelas Silvia.

Bedah buku Literary Lounge menegaskan komitmen Program Studi Hubungan Internasional Universitas Pertamina dalam membangun budaya akademik kritis. Kegiatan ini mendorong mahasiswa berpikir terbuka, peka terhadap isu global, dan berkontribusi nyata dalam memperkuat posisi Indonesia di tingkat internasional. [MP]

Thumbnail
Bagikan:
Bagikan ke WhatsApp
Bagikan ke Facebook
Bagikan ke X
Bagikan ke Telegram
Bagikan ke LinkedIn

Tinggalkan Balasan
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalan UU ITE

© 2026 Universitas Pertamina.
All rights reserved