Logo Universitas Pertamina
ID / EN
Berita Kampus

Dies Natalis ke-10, Universitas Pertamina Perkuat Talenta untuk Memimpin Transformasi Energi Menuju Masa Depan Berkelanjutan


Published by: Universitas Pertamina Jumat, 13 Februari 2026
Dibaca: 133 kali
Jakarta, 12 Februari 2026 – Komisaris Utama dan Komisaris Independen PT Pertamina (Persero), Komjen Pol. (Purn.) Dr. Drs. H. Mochamad Iriawan, S.H., M.M., M.H., menegaskan bahwa komitmen terhadap ketahanan dan keberlanjutan energi tidak hanya bertumpu pada teknologi, tetapi ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia yang mampu memahami, mengelola, dan memimpin transformasi tersebut.

“PT Pertamina (Persero) menegaskan komitmen Net Zero Emission 2060 untuk mewujudkan energi bersih dan berkelanjutan. Keberhasilan agenda ini tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi pada kualitas sumber daya manusia yang mampu berpikir kritis, berinovasi, dan mengambil keputusan yang bertanggung jawab, sehingga pengembangan SDM menjadi kunci utama keberlanjutan jangka panjang,” ujar Mochamad Iriawan.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam perayaan Dies Natalis ke-10 Universitas Pertamina (UPER) pada 12 Februari 2026. Mengusung tema “Satu Dekade Wujudkan Keberlanjutan”, momentum ini menegaskan peran strategis pendidikan tinggi dalam menyiapkan talenta yang mampu menjawab tantangan transisi energi dan pembangunan berkelanjutan.

Hal ini menjadi semakin relevan mengingat keberlanjutan kini telah menjadi agenda global. Sejak laporan Our Common Future oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa, dunia menegaskan pentingnya pembangunan yang tidak mengorbankan generasi mendatang. 

Komitmen tersebut terus diperkuat, termasuk oleh Indonesia melalui Second Nationally Determined Contribution (SNDC), dengan target penurunan emisi hingga 1,489 GT CO₂e pada tahun 2035 dan Net Zero Emission pada tahun 2060, yang didukung pengembangan energi terbarukan, teknologi rendah karbon, dan instrumen ekonomi karbon.

Transformasi ini menegaskan bahwa keberhasilan transisi energi tidak hanya bergantung pada teknologi dan kebijakan, tetapi pada kesiapan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi dan kemampuan untuk mengembangkan solusi berkelanjutan. Kebutuhan akan talenta yang relevan ini juga tercermin dalam Future of Jobs Report 2025 dari World Economic Forum, yang menegaskan bahwa energi terbarukan akan menjadi salah satu pendorong utama transformasi ekonomi global.

Sebagai institusi yang didirikan untuk mendukung transformasi sektor energi nasional, UPER hadir dengan mandat untuk menyiapkan sumber daya manusia yang mampu menjawab tantangan tersebut. Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri, menegaskan bahwa sinergi antara dunia pendidikan dan industri menjadi faktor kunci dalam memastikan kesiapan talenta masa depan.

“Sinergi antara dunia pendidikan dan industri menjadi kunci untuk memastikan lulusan tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga adaptif, berintegritas, dan mampu berkontribusi langsung dalam menjawab tantangan transisi energi dan pembangunan berkelanjutan. UPER memiliki peran strategis dalam menyiapkan talenta yang relevan dengan kebutuhan industri energi yang terus bertransformasi,” ujar Simon.

Dalam satu dekade perjalanannya, UPER menunjukkan kontribusi nyata di bidang energi dan keberlanjutan melalui lebih dari 5.500 alumni yang kini bekerja di berbagai sektor strategis dengan rata-rata waktu tunggu kerja 4,02 bulan, serta menghasilkan lebih dari 1.200 penelitian, 2.500 publikasi ilmiah, dan 400 program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM). Puncak capaian tersebut ditandai pada tahun 2026 dengan diraihnya Akreditasi Unggul dari BAN-PT, sebagai pengakuan tertinggi atas mutu tata kelola, pendidikan, riset, dan pengabdian kepada masyarakat.

Rektor Universitas Pertamina, Prof. Dr. Ir. Wawan Gunawan A. Kadir, M.S., IPU., menyampaikan bahwa memasuki dekade kedua, UPER terus memperkuat perannya dalam menyiapkan generasi yang siap menghadapi transformasi industri dan teknologi global.

“Ke depan, dunia kerja akan ditentukan oleh kemampuan manusia dalam memahami teknologi dan menciptakan solusi berkelanjutan. UPER merespons hal ini melalui penguatan Kurikulum 26 yang berbasis kebutuhan industri, prinsip keberlanjutan, dan perkembangan teknologi digital, serta ekspansi akademik, termasuk persiapan pembukaan Fakultas Kedokteran dan penguatan konsep Community Campus melalui kolaborasi dengan Pertamina Group, guna memastikan lulusan siap berkontribusi dalam menjawab tantangan global,” ujar Prof. Wawan.

Thumbnail
Bagikan:
Bagikan ke WhatsApp
Bagikan ke Facebook
Bagikan ke X
Bagikan ke Telegram
Bagikan ke LinkedIn

Tinggalkan Balasan
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalan UU ITE

© 2026 Universitas Pertamina.
All rights reserved