Logo Universitas Pertamina
ID / EN
Berita Kampus

Banjir Aceh Tamiang, Dosen Universitas Pertamina Turun Langsung Salurkan Bantuan untuk Warga


Published by: Universitas Pertamina Senin, 19 Januari 2026
Dibaca: 241 kali
Dosen Universitas Pertamina bersama Pertamina Foundation menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi sekitar 200 warga terdampak banjir di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, pada 12–19 Desember 2025. Kegiatan ini merupakan respons atas banjir yang terjadi pada akhir November 2025 dan mengganggu aktivitas masyarakat serta meningkatkan kebutuhan terhadap bantuan logistik dan layanan dasar.

Kabupaten Aceh Tamiang dikenal sebagai wilayah yang rentan terhadap banjir akibat curah hujan tinggi dan kondisi geografisnya. Bencana tersebut berdampak pada pemukiman warga dan fasilitas umum, serta menyebabkan sebagian masyarakat harus mengungsi ke sejumlah titik evakuasi.

Untuk mendukung pemenuhan kebutuhan mendesak di masa tanggap darurat, bantuan yang disalurkan meliputi obat-obatan, alas tidur, pakaian layak pakai, perlengkapan bayi, serta makanan siap saji serta kebutuhan pendukung lainnya. Distribusi dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi di lapangan dan keterbatasan akses di beberapa wilayah terdampak.

Herry Kartika Gandhi, S.T., M.T., Ph.D., dosen Program Studi Teknik Logistik Universitas Pertamina, terlibat langsung dalam proses pengelolaan dan pendistribusian bantuan bersama tim Pertamina Foundation. Dengan kompetensi di bidang logistik, ia berperan dalam pendataan kebutuhan, pengorganisasian barang di posko kemanusiaan, serta pengaturan alur distribusi agar bantuan dapat tersalurkan secara efektif dan tepat sasaran di tengah tingginya kebutuhan masyarakat.

Presiden Direktur Pertamina Foundation, Agus Mashud, menegaskan bahwa kecepatan dan koordinasi lintas pihak menjadi kunci dalam penanganan bencana.

“Respons cepat dan koordinasi lintas pihak menjadi kunci dalam penyaluran bantuan di wilayah terdampak banjir seperti Aceh Tamiang, terutama untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat dapat segera terpenuhi,” ungkap Agus.

Selain memastikan kelancaran distribusi logistik, kehadiran relawan turut membantu pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat pada fase pemulihan awal pasca banjir. Salah satu warga terdampak, Narti, menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diterima.

“Dengan bantuan dan tindak cepat dari Pertamina, kami mendapatkan bantuan yang layak. Terima kasih Pertamina,” tuturnya.
Kegiatan ini turut mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 3 (Good Health and Well-Being). Pemenuhan kebutuhan dasar pada fase tanggap darurat menjadi bagian dari upaya menjaga keselamatan serta kesejahteraan masyarakat terdampak bencana.

Keterlibatan dosen Universitas Pertamina dalam aksi tanggap darurat ini mencerminkan implementasi tridharma perguruan tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. Kolaborasi antara dunia akademik dan sektor sosial diharapkan dapat memperkuat upaya pemulihan pasca bencana sekaligus memberikan dampak berkelanjutan bagi masyarakat terdampak.


Thumbnail
Bagikan:
Bagikan ke WhatsApp
Bagikan ke Facebook
Bagikan ke X
Bagikan ke Telegram
Bagikan ke LinkedIn

Tinggalkan Balasan
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalan UU ITE

© 2026 Universitas Pertamina.
All rights reserved