JAKARTA, Sabtu, 4 Desember 2021- Post truth merupakan suatu era dimana kebohongan dapat menyebar menjadi kebenaran pada masyarakat luas dengan memainkan emosi dan perasaan netizen. Dalam hal ini, post truth di dunia politik dimanfaatkan untuk meyebarkan hoax yang korbannya adalah masyarakat awam yang tidak melaukan cross check dalam menyimak berita yang ada.
Dalam dunia politik terutama di Indonesia post truth sangat erat kaitannya karena politik di Indonesia sangat mempergunakan pola-pola post truth yang dimana mereka dapat menggunakan media untuk menyebarkan berita yang kebenarannya belum dapat dipastikan atau hoax agar membuat masyarakat percaya.
Menyikapi hal tersebut, Program Studi Komunikasi Universitas Pertamina melakukan webinar bertajuk “Webinar Komunikasi Politik (KOMPOL) : Post Truth Politics!” dengan tujuan dapat mengedukasi mahasiswa atau masyarakat tentang fenomena post truth politics dengan memberikan pengetahuan akan dampak yang terjadi terhadap situasi politik di indonesia, serta mencegah masyarakat agar tidak terkena post truth politics di media sosial. Webinar ini turut menghadirkan tiga narasumber yaitu Bapak Dr. Mohammad Ichlas El Qudsi, SSi. MSi yang merupakan Dosen Prodi Komunikasi Universitas Pertamina, yang berbagi materi mengenai “Analisis Permasalahan Hoax dalam Dunia Politik di Era Post Truth. Selanjutnya narasumber kedua kita ada Bapak Dr. Ahmad Dolly Kurnia Tanjung yang merupakan ketua komisi 2 DPR, yang memberikan materi mengenai “Analisis kasus Post Truth Politics di Indonesia”. Dan narasumber ketiga yaitu Bapak Dr. Mohammad Nasih MA, beliau merupakan penulis dan pengamat politik sekaligus dosen di Universitas Nasional. Materi yang diberikan oleh beliau mengenai “Sudut Pandang terhadap Situasi Politik di Era Post Truth”.
Webinar yang diselenggarakan mulai pukul 08.00 sampai 11.20 WIB berjalan dengan penuh hikmat dan penuh antusiasme para peserta webinar yang hadir.