Liputan6.com, Jakarta Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melakukan penandatanganan kontrak pekerjaan konstruksi terintegrasi rancang dan bangun pembangunan pipa transmisi gas bumi Cirebon-Semarang (Cisem) tahap I (ruas Semarang-Batang) senilai Rp 1,17 triliun.
Proyek ini merupakan penguatan ekonomi sektor industri dan lainnya seperti rumah tangga, komersil dan transportasi melalui jaringan distribusi gas di kawasan Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Pembangunan pipa transmisi ruas Cirebon-Semarang (Cisem) merupakan bagian dari rencana interkoneksi pipa transmisi antara jaringan pipa transmisi Sumatera, Jawa Bagian Barat dengan jaringan pipa transmisi Jawa Bagian Timur. Sehingga dapat memperkuat rantai suplai pasokan gas bumi yang memadai, dan dapat diakses pada harga yang terjangkau secara berkelanjutan.
Terutama untuk kebutuhan sektor industri eksisting di sepanjang jalur pipa dan kawasan-kawasan industri yang akan segera beroperasi. Antara lain, Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kendal, dan Kawasan Industri Wijayakusuma Semarang di Jawa Tengah.
"Ketersediaan infrastruktur yang memadai dan berkesinambungan merupakan kebutuhan mendesak untuk mendukung pelaksanaan pembangunan nasional. Dalam rangka meningkatkan perekonomian nasional dan meningkatkan daya saing Indonesia dalam persaingan global," ujar Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Tutuka Ariadji dalam keterangan tertulis, Rabu (18/5/2022).
Proyek Pembangunan Pipa Gas Bumi Ruas Cirebon-Semarang merupakan Proyek Strategis Nasional (PSN). Proyek ini dilaksanakan melalui kontrak tahun jamak (multiyears contract) tahun anggaran 2022 dan 2023, menggunakan mekanisme kontrak rancang dan bangun (design and build).
Sumber berita: https://www.liputan6.com/bisnis/read/4965050/pipa-gas-bumi-cirebon-semarang-tahap-i-senilai-rp-117-t-segera-dibangun