SURABAYA, Radar Banyuwangi – PT Pertamina (Persero) melalui Sub Holding Commercial & Trading yaitu PT Pertamina Patra Niaga dan Sub Holding Shipping yaitu PT Pertamina International Shipping melaksanakan seremoni pengapalan perdana salah satu produk petrokimia Pertamina, yaitu Green Coke kepada PT Yosomulyo Jajag. Kegiatan pengapalan perdana ini dihadiri oleh Vice President Petrochemical Industry Business PT Pertamina Patra Niaga, Oos Kosasih, Vice President Sales & Marketing PT Pertamina International Shipping, Muhammad Reza dan Direktur Utama PT Yosomulyo Jajag, pada Senin (30/5).
Dalam sambutannya, Oos Kosasih mengatakan bahwa distribusi produk green coke yang sebelumnya menggunakan skema Free On Board (FOB) saat ini diubah menjadi Cost and Freight (CFR). “Tujuan pengubahan skema ini tentunya untuk meningkatkan kehandalan dan kelancaran operasional distribusi produk greencoke ke End User dalam hal ini PT.Yoso Mulyo Jajag , selain itu adalah bentuk sinergi dan kolaborasi dari PT.Pertamina Patra Niaga dengan PT.Pertamina International Shipping yang tentunya dengan skema CFR ini menjadi portofolio bisnis baru bagi PT.Pertamina Internasional Shipping dan membuka peluang sinergi dan kerjasama dalam distribusi produk Petrochemical yang lainnya ke End User, ” ungkap Oos.
Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang komersial dan perniagaan, PT Pertamina Patra Niaga memiliki berbagai macam produk petrokimia seperti green coke, aspal (bitumen), sulfur, prophylene dan lainnya. “Tentunya produk turunan dari petroleum ini memiliki nilai jual dan kebutuhan yang cukup signifikan untuk kebutuhan industri. Seperti contohnya produk green coke yang digunakan sebagai alternatif bahan bakar karena memiliki kandungan kalori yang tinggi segmentasi industri semen logam dan pembangkit listrik atau digunakan sebagai reduktor dalam proses peleburan timah, alumunium maupun industri yang lainnya” tambah Oos.