Jakarta: PT PLN (Persero) memperbanyak pembangunan stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU), stasiun penukaran baterai kendaraan listrik umum (SPBKLU) dan Home Charging Station demi mempercepat transisi energi bersih, mengurangi impor dan subsidi BBM hingga menghemat devisa negara.
"Dari tahun ke tahun jumlah SPKLU kita akan terus tambah untuk bisa mendukung ekosistem kendaraan listrik," ujar Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo dalam keterangan tertulis, Jumat, 18 Maret 2022.
Pada akhir 2021, realisasi SPKLU yang dibangun mencapai 190 unit. Sementara tahun ini targetnya ada 580 unit SPKLU untuk bisa digunakan bagi para pemilik kendaraan listrik di Tanah Air.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?HappyInspireConfuseSad
Hingga Februari 2022, total charging station sebanyak 267 unit di 195 lokasi. Total charging station yang dimiliki PLN sebanyak 120 unit tersebar di 92 lokasi.
Kemudian jumlah motor listrik yang ada di Indonesia mencapai 12.811 unit pada Akhir 2021.
"Konversi ini juga salah satu langkah untuk kita semakin mandiri dalam ketahanan energi. Karena berpindah dari energi berbasis fosil ke berbasis domestik," ujar Darmawan.
Ia meyakini penggunaan kendaraan listrik bisa mengurangi emisi karbon. PLN juga siap untuk memastikan pasokan listrik. Untuk saat ini kata Darmawan, posisi pasokan listrik sangat berlebih sehingga mampu memenuhi kebutuhan listrik para pemilik kendaraan listrik.
"Kami juga memberikan banyak insentif dengan diskon tambah daya untuk para pemilik kendaraan listrik dan juga diskon 30 persen pemakaian listrik saat malam hari," pungkas Darmawan.
(Des)