KLIKPOSITIF - Menteri ESDM Arifin Tasrif menyatakan, pemerintah sudah menyusun peta jalan (road map) pemenuhan kebutuhan energi dalam negeri di masa mendatang.
"Salah satu kebijakan strategis yang ditempuh adalah menetapkan target produksi minyak bumi 1 juta barrel oil per day (bopd) dan gas bumi 12 billion standard cubic feet per day (bscfd)," kata Arifin Tasrif.
Selain itu pemerintah disebutnya juga melakukan optimalisasi produksi lapangan eksisting, transformasi resources to production, mempercepat teknologi untuk chemical Enhanced Oil Recovery (EOR), dan eksplorasi secara masif untuk penemuan besar.
"Ini harus didukung kebijakan baru terkait dengan fiskal migas agar menjadi menarik buat investor migas," jelas Arifin.
baca juga: Manfaatkan Dana Desa Untuk Pengembangan Pariwisata, Objek Wisata Berkonsep Persawahan Ini Mulai Jadi Primadona di Pariaman
Secara khusus, Arifin menjelaskan saat ini pemerintah telah mengimplementasikan fleksibilitas kontrak migas baik berupa skema gross split maupun cost recovery guna meningkatkan nilai investasi di hulu migas.
Terkait insentif fiskal hulu migas, Kementerian ESDM sudah berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan dalam dua bulan terakhir untuk melakukan perbaikan ketentuan pajak tidak langsung, penyesuaian tarif PPh, dan penerapan imbalan DMO sampai 100%.
Editor: Eko Fajri