Logo Universitas Pertamina
ID / EN
Berita Energi

Pemerintah Target Bauran EBT 23 Persen di 2025, Intip Progresnya


Published by: Liputan6.com Rabu, 26 Januari 2022
Dibaca: 864 kali


Liputan6.com, Jakarta Bauran energi baru terbarukan (EBT) tiap tahunnya masih berada dibawah target. Diketahui selisih atau gap-nya berada di rata-rata 3 persen.

Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan konservasi Energi Kementerian ESDM Dadan Kusdiana mengatakan hal itu terjadi sejak 2015-2016 lalu. Hingga saat ini gap yang tercatat masih di 3 persen.

"Di 2018 misalnya, angkanya 8,6 persen dari sisi bauran EBT, yang targetnya 11,6 persen dan saat ini juga segitu, di 2021 perhitungan sementara kami dari EBT itu 11,5 persen sedangkan target dari RUEN itu 14,5 persen," katanya dalam webinar Indonesia Economic Outlook 2022, Rabu (26/1/2022).

"Persis ini selisihnya tiga persen," imbuh Dadan.

Sementara, ia menyebut pemerintah menargetkan bauran EBT sebesar 23 persen di 2025. Mengacu dokumen RUPTL yang disusun PLN, dari segi roadmap itu mengarah pada bauran target tersebut.

"Kalau by perencanaan dan proyek bisa kami pastikan arahnya mencapai target 23 persen di 2025," katanya.

Di sisi lain, ditinjau dari potensi EBT di Indonesia, Dadan menyebut ada banyak potensi yang bisa dimanfaatkan.

"Kalau dari sisi potensi, kita punya luar biasa dari EBT, tak hanya besar tapi juga tersebar tak terfokus di satu tempat, kalau surya ada dimanapun, lalu hidro di wilayah barat di Aceh sampai wilayah timur itu di beberapa wilayah secara khusus memiliki potensi yang baik," katanya.

Kemudian, angin juga memiliki potensi energi di sejumlah titik meski tak sebesar hidro. Lalu, panas bumi juga memiliki potensi besar dan tersebar.

"Kita malah kini kedua terbesar dari sisi potensi dan kedua terbesar dari sisi pemanfaatan," katanya.

 
Thumbnail
Bagikan:
Bagikan ke WhatsApp
Bagikan ke Facebook
Bagikan ke X
Bagikan ke Telegram
Bagikan ke LinkedIn

Tinggalkan Balasan
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalan UU ITE

© 2026 Universitas Pertamina.
All rights reserved