Logo Universitas Pertamina
ID / EN
Berita Energi

Dewan Komisaris Pertamina Kunjungi Dockyard Sorong


Published by: Beritasatu.com Kamis, 11 November 2021
Dibaca: 1198 kali
Sorong, Beritasatu.com - Komisaris Utama PT Pertamina (Persero), Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) bersama Komisaris Independen, Iggi Haruman Achsien, mengunjungi Dockyard Sorong yang merupakan bagian bisnis terintegrasi Subholding Integrated Marine Logistics yang dikelola oleh PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) di Papua Barat, baru-baru ini. Dalam acara tersebut, Dewan Komisaris berkesempatan mengunjungi Pertamina Dockyard Sorong yang merupakan salah satu business unit PT Pertamina yang melayani perbaikan kapal dan non-kapal milik internal maupun eksternal yang beroperasi di kawasan Indonesia Timur.

Pertamina Dockyard Sorong dikelola oleh PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) yang merupakan subsidiary PT Pertamina International Shipping Subholding Integrated Marine Logistics. Pengalihan Dockyard Sorong dari PT Pertamina (Persero) ke PT Pertamina Trans Kontinental merupakan proses transformasi dari cost center menjadi profit center.

“PTK optimistis mampu meningkatkan kinerja bisnis Dockyard Sorong, melalui program quick win yang terdiri atas optimasi okupansi dan revitalisasi sarana dan fasilitas dock, digital marketing, dan perbaikan sarana tambat apung dan sarana bantu navigasi pelayaran (SBNP). Adapun untuk tahap selanjutnya, Dockyard Sorong akan mengembangkan strategic partnership dengan galangan kapal lain, konversi energi dari bahan bakar diesel ke green energy, sinergi procurement dengan mekanisme supplier held stock (SHS),” ungkap Direktur Utama PT Pertamina Trans Kontinental Nepos MT Pakpahan dalam keterangan tertulis, Rabu (27/10/2021).

Sementara pada saat meninjau area graving dock dan slipway 1 dan 2, Basuki Tjahaja Purnama menyampaikan, pembentukan Subholding Pertamina merupakan langkah strategis perusahaan yang sejalan dengan kondisi bisnis saat ini. "Kami di jajaran Dewan Komisaris PT Pertamina (Persero) mengharapkan Subholding Integrated Marine Logistics dapat berinovasi untuk menciptakan nilai tambah, termasuk dalam pengembangan Dockyard Sorong. Value creation ini bisa dicapai salah satunya dengan strategic partnership dengan partner yang mempunyai market, skill serta teknologi untuk pengembangan integrated logistic supply chain ke depannya," tegasnya.
Ke depannya, terkait pengembangan dockyard khususnya di wilayah Indonesia Timur diharapkan dapat menarik minat investor. Penjajakan dengan mitra strategis baik domestik maupun internasional mengedepankan aspek tata kelola perusahaan yang baik. "Hindari kata cost optimization karena akan menunjukkan takut untuk berinvestasi, tetapi gunakan kata optimasi devisa,” ujar Basuki.

Thumbnail
Bagikan:
Bagikan ke WhatsApp
Bagikan ke Facebook
Bagikan ke X
Bagikan ke Telegram
Bagikan ke LinkedIn

Tinggalkan Balasan
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalan UU ITE

© 2026 Universitas Pertamina.
All rights reserved