ANTARA - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan memperingatkan negara-negara Eropa akan menghadapi kesulitan besar pada musim dingin ini di tengah terbatasnya pengiriman gas alam Rusia. Berbicara di forum pemuda TUGVA, pemimpin Turki mencatat, “Seluruh benua terbakar sekarang.
Seluruh Eropa bertanya-tanya: 'Bagaimana musim dingin ini akan berlangsung?'" Menurut Erdogan, negaranya tidak akan memiliki masalah dengan sumber daya energi dalam beberapa bulan mendatang. “Alhamdulillah, semua persiapan sudah kita lakukan… kita sudah menyiapkan segalanya untuk bangsa kita, baik gas bumi maupun batu bara,” ujar dia.
Dia juga menjelaskan, “Masalah utama bagi bangsa ini adalah bagaimana mengirimkan gas alam kepada warga kami dengan harga yang lebih terjangkau.” Dia menambahkan, Ankara melakukan yang terbaik untuk mencapai tujuan ini. Erdogan kemudian menjelaskan Ankara bertindak sebagai mediator utama antara Ukraina dan Rusia, yang telah terkunci dalam konflik sejak akhir Februari.
Beberapa bulan lalu, Ankara dan PBB menengahi kesepakatan antara Moskow dan Kiev yang membuka blokir ekspor gandum Ukraina melalui Laut Hitam.
Erdogan juga berulang kali mendesak kedua pihak untuk mencapai kesepakatan damai. Komentarnya datang saat Eropa terhuyung-huyung dari krisis energi yang dipicu meroketnya harga gas karena sanksi yang dijatuhkan Barat pada Rusia atas konflik Ukraina.
Sementara otoritas UE telah mengambil langkah-langkah mengurangi konsumsi energi dalam upaya meringankan situasi, berbagai pejabat dan tokoh masyarakat telah memperingatkan situasi putus asa yang mungkin terjadi di benua itu. Awal bulan ini, Pendiri Microsoft Bill Gates mengklaim dalam beberapa bulan Eropa mungkin menghadapi "situasi yang sangat menakutkan" karena banyak yang tidak dapat memanaskan rumah mereka.
Pada akhir September, Komisaris Energi UE Kadri Simson juga meramalkan musim dingin ini “tidak akan mudah.” Dia menambahkan, yang berikutnya “akan lebih sulit lagi.”
Artikel ini telah diterbitkan di halaman SINDOnews.com pada Senin, 10 Oktober 2022 - 20:01 WIB oleh Syarifudin dengan judul "Bebas Krisis Energi, Erdogan: Musim Dingin yang Sulit di Depan Eropa | Halaman 2". Untuk selengkapnya kunjungi:
https://international.sindonews.com/read/908927/43/bebas-krisis-energi-erdogan-musim-dingin-yang-sulit-di-depan-eropa-1665403826/10